SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Selipan uang di paspor, baik bagi Warga Negara Indonesia yang akan bepergian ke Malasyia atau ke Singapore, masih menjadi sorotan warga masyarakat Kota Batam yang tergabung di beberapa LSM hingga kini.
Kenyataan ini, sempat di tepis oleh Kepala Imigrasi Kelas 1 Batam, Teguh Prayitno beberapa waktu lalu, saat Sijori Kepri And Crew menyambangi Kantornya. Bahkan Teguh berkata menjamin kalau hal itu tidak ada lagi.
“Waaaah memang ada ya, saya jaminlah, semoga hal seperti itu tidak akan ada lagi di jaman kepemimpinan saya,” tegas Teguh, di hadapan para Wartawan yang tergabung di PWO (Persatuan Wartawan On Line).
Ternyata, apa yang telah disampaikan Kepala Imigrasi Teguh tersebut, tidak sesuai dengan apa yang menjadi kenyataan di lapangan, dimana permainan selipan uang di paspor masih berlangsung hingga detik ini.
Seorang warga Lampung yang hendak bepergian ke Malaysia mengaku jujur, bahwa dirinya telah memberikan selipan uang sebesar Rp 100.000,00 (seratus ribu) yang dianggapnya sebagai uang pelicin cop paspor.
“Saya selipkan aja uang Rp 100.000,00 ke dalam paspor, saat hendak cop paspor. Awalnya saya tidak tahu, tapi saya di kasih tahu sama kawan di suruh buat begitu, Ya sudah lah saya selip,” kata Herman, tanpa gugup.
“Laaaaah sudah biasa itu, saya juga buat seperti itu, daripada gak lolos, rugi lah saya. Bagus saya buat juga, daripada seperti orang-orang itu tuuuuh, nggak lolos,” kata Aris, sambil menunjuk tiga orang yang tidak lolos.
Baik Herman maupun Aris mengatakan, bahwa selipan uang seperti itu, sudah tidak asing lagi di telinga teman-temannya sesama TKI ilegal, yang sering keluar masuk Malasyia ataupun Singapore sebagai tujuan kerja.
“Masalah uang selipan bagi saya dan teman-teman, bukan hal baru lagi. Kami sudah saling paham aja,” lanjut Aris, kepada PWO di Pelabuhan Batam Centre, Jumat, (17/03/2017), sekitar Pukul 10.00 WIB.
Ketika hal ini akan dikonfirmasikan untuk yang kedua kalinya, Kepala Imigrasi Batam Teguh Prayitno, yang bersangkutan dikatakan stafnya, sedang tidak berada di tempat atau di kantornya. (SK-Nda)








