SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Sungguh terjadi. Sebanyak 3 orang Pewarta dari 3 media yang berbeda, sepakat mengatakan Kepala Bidang penindakan dan penyelidikan Bea Cukai Batam, Mujeyin, stres tiba-tiba, karena perilaku yang tidak wajar.
Aneh. Perilaku yang tidak wajar Mujeyin tersebut, dilakukan dihadapan 3 pewarta yang sedang berdiri tidak jauh dari depan pintu ruang kerjannya, di Kantor Bea Cukai Batuampar, Kota Batam, Kamis, (06/04/2017).
“Lho memangnya kalian siapa. Siapaaaa ? Tidak harus ketemu saya kan. Ini sama Andi saja yaa,” kata Mujeyin tiba-tiba tanpa hujan, tanpa angin, tepat di depan pintu begitu keluar dari ruang kerjanya tanpa sopan santun.
Perilaku tidak sopan dan arogan tersebut, tentu tidak bisa di terima rekan-rekan Pewarta yang merasa tidak berbuat salah dalam sikap dan kata. Namun demikian, para pewarta pun memaklumi sikap Mujeyin, tanpa arti.
Satu orang Pewarta laki-laki berniat hendak menemui Mujeyin, untuk mengkonfirmasikan hal terkait kinerja Mujeyin, selaku Kepala Bidang penindakan dan penyelidikan Bea Cukai Batam, hingga lama menunggu.
Satu orang Pewarta lainnya, menghubungi Mujeyin via Wanya, dengan kata penuh hormat dan sopan, menyatakan dirinya dari media mana, dan bahkan mengirim foto dan kartu nama dirinya. Terbuka, akurat dan fakta.
Tidak lama kemudian, Mujeyin pun menghubunginya dengan nada dan kata yang seolah tidak bersahabat. Ngomong-ngomong, tiba-tiba, telephone-pun mati seketika. Sebelumnya, di telephon, tidak diangkat.
Perilaku dan sikap Mujeyin yang di anggap stres tersebut, di duga terjadi karena tekanan kerja yang menghimpit dirinya, sehingga mempengaruhi perilakunya dalam menghadapi siapa saja yang bertandang ke kantornya.
Inilah perilaku pejabat BC yang sungguh terlalu. Ketika hal ini di konfirmasi kepada Kepala Bea dan Cukai Batam, Nugroho Wahyu Widodo, yang bersangkutan hanya bisa menyampaikan kata “Maaf ya Bu”. (SK-Nda)








