Merasa aksinya mendapat sorotan keras warga, beberapa siswa yang melakukan penyemprotan, langsung mendatangi Mapolres Tanjungpinang untuk minta perlindungan. Dan, mereka siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasubag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Suprihadi, mengatakan, siswa yang melakukan penyemprotan fasilitas umum dan Tugu Motivasi Pemuda telah diminta keterangan. Setelah itu, polisi berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kepri dan orang tua siswa.
”Pelaku diberi tindakan khusus pada Minggu, (3/5/2020), berupa pelaksanaan pembersihan dan pengecatan kembali objek yang telah rusak atau dikotori akibat ulahnya,” ujar Suprihadi.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Irwan Panggabean, mengatakan, siswa yang melakukan telah diberi sanksi disiplin dan mereka diminta melakukan pengecetan ulang terhadap patung tugu.
”Pemberian sanksi ini telah berkoordinasi dengan aparat polisi. Bahkan, sebelum pengecetan, polisi menghubungi Dinas Pendidikan Kepri. Kebetulan saya selaku Kabid Pembinaan SMK, yang diutus datang ke lokasi,” ujar Irwan Panggabean.
Untuk memberi efek jera terhadap pelaku, Irwan menambahkan, pelaku juga diminta mengucapkan janji tidak mengulangi lagi perbuatan mereka. Uniknya, janji yang mereka ucapkan ini, dilakukan di atas tugu dan harus diucapkan dengan suara yang lantang.
”Kita berharap, pelaku jera dan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Kita minta ia mengucapkan dengan suara yang lantang. Agar banyak warga yang mendengar janji mereka untuk tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Irwan Panggabean.
Tugu Motivasi Pemuda, yang terletak di Bundaran Batu Hitam ini menghadirkan patung sepasang siswa yang mengenakan seragam sekolah. Patung berdiri kokoh di atas penyangga tugu. Siapa saja yang melintasi lokasi tugu ini, akan terkesima akan keindahannya. (Wak Zek)
















