TANJUNGPINANG – Sebanyak 1.647 siswa SMA Negeri 2 Tanjungpinang menyatakan kesiapan mengikuti Program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) Tahun 2026 yang digagas Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri). Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan wawasan kebangsaan, karakter, serta nilai toleransi di kalangan pelajar.
KEMAS 2026 diluncurkan secara resmi di SMA Negeri 2 Tanjungpinang pada Selasa (27/1/2026) dan menjadi titik awal pelaksanaan program di berbagai sekolah tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan program ini dirancang menjangkau ribuan pelajar sepanjang tahun 2026.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kecintaan terhadap negara, semangat kebersamaan, serta toleransi dan moderasi beragama yang kuat.
Ia menyampaikan bahwa pembinaan wawasan kebangsaan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya terkait penguatan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Karena itu, program ini menghadirkan narasumber beragam, dari unsur TNI, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, hingga tokoh pendidikan, untuk menanamkan nilai-nilai tersebut secara utuh,” ujar Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.
Ia berharap para pelajar dapat mengikuti KEMAS dengan sungguh-sungguh dan menanamkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Mochamat Tohir Karjono, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan KEMAS 2026 di sekolah yang dipimpinnya. Ia menyebutkan, sebanyak 1.647 siswa siap mengikuti program tersebut sebagai bagian dari pembekalan menghadapi kehidupan kebangsaan di masa depan.
“Ini kesempatan berharga bagi siswa untuk mendapatkan penyegaran wawasan kebangsaan melalui berbagai narasumber. Manfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Sebagai informasi, KEMAS 2026 menargetkan 10.000 pelajar dari 12 SMA/SMK/MA di seluruh Kepulauan Riau dan akan dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun. ***














