BINTAN — 25 Anggota DPRD Kabupaten Bintan melaksanakan kegiatan reses tahun anggaran 2023 masa sidang I di Dapil masing-masing di wilayah Kabupaten Bintan.
Dalam reses itu, mulai dari pimpinan dan anggota dewan turun langsung ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing, untuk menjaring aspirasi, serta menyosialisasikan program pembangunan daerah.
Aspirasi masyarakat itu nantinya akan dibahas dan dihimpun dalam pokok-pokok pikiran dewan, untuk diperjuangkan kepada Pemerintah Kabupaten Bintan, sesuai dengan tupoksi anggota DPRD Kabupaten Bintan.
Selain menjaring aspirasi, dalam kegiatan reses itu, seluruh anggota dewan juga melaksanakan sosialisasi program pembangunan daerah.
Anggota DPRD Bintan dari PDI Perjuangan Dapil 4, Indra Setiawan, menyampaikan, masukan saran dari masyarakat, tentang pembangunan infrastruktur pasca bencana banjir yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Keluhan secara umum dari milenial, yaitu keberadaan Disnaker Bintan. Dimana, OPD ini seperti tidak peduli untuk perekrutan tenaga kerja bagi anak daerah.
“Peran serta rekrutmen anak daerah sangat minim,” ujarnya,
Padahal, menurut Indra, Bintan memiliki kawasan industri dan wisata. Jika ada kekurangan bagi anak daerah dalam perekrutan ini, perlu ada peningkatan SDM. Apakah ada pelatihan atau upaya lain. Supaya anak Bintan lebih mendapat lapangan kerja di Bintan.
Begitu juga dengan masalah infrastruktur rumah ibadah, juga belum tuntas. Karena, ada beberapa rumah ibadah, yang tahun ini dibangun, tahun depan tidak dilanjutkan. Bahkan, ada rumah ibadah yang tidak selesai dibangun. Sementara, warga memerlukan sarana rumah ibadah itu, untuk melaksanakan ibadah. Anggaran harus dikaji ulang oleh pemerintah daerah.
“Hal-hal dari hasil reses seperti ini akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Bintan, dan disampaikan kepada Pemkab Bintan,” ujar Indra Setiawan.
Anggota DPRD Bintan dari Dapil 4 Fraksi Demokrat, Zulkifli, mengatakan, masih banyak warga kurang mampu atau ekonomi lemah yang belum mendapat subsidi BPJS kesehatan.
“Kemudian, program BLT untuk lanjut usia (lansia) yang semulanya menerima Rp 300 ribu per bulan, kini justru menjadi Rp 100 ribu per bulan,” sebut Zulkifli.
Selain itu, warga juga berharap agar Pemkab Bintan menyediakan anggaran beasiswa untuk anak-anak Bintan yang melanjutkan kuliah. Hal ini, agar meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Bintan.
Sementara, Sahak dari Fraksi PKS mengatakan, Aspirasi yang disampaikan masyarakat itu antara lain, masih ada jalan yang perlu dilakukan semenisasi dan pemasangan paving blok.
Kemudian, beberapa sekolah mengharapkan dibangun pagar dan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB). Baik untuk TK maupun SD.
Ada pula pengurus masjid yang meminta pembangunan gerbang masjid. Untuk petani, sebagian meminta bantuan pupuk dan alat pengolahan tanah berupa traktor.
Untuk keperluan lain, ada yang meminta alat tangkap nelayan, lampu jalan, hingga peralatan olahraga bagi penyandang kecacatan (disabilitas).
Anggota DPRD Binan dari Dapil 2, Arwan alias Akim, mengatakan, saat melaksanakan reses pekan kemarin, aspirasi yang dominan itu dari kelompok nelayan. Sebab, Dapil 2 merupakan daerah gugusan pulau di Bintan Pesisir, Mantang dan Tambelan.
Nelayan berharap ada bantuan alat tangkap bagi nelayan tradisional untuk menunjang perekonomian nelayan. Nelayan juga mengusulkan penyediaan bibit ikan untuk budi daya keramba apung sampai dengan kapal motor atau pompong untuk nelayan.
Masyarakat juga meminta pembangunan lapangan voli, pembangunan pelabuhan rakyat (pelantar), paving blok jalan, mobil untuk yayasan sampai dengan bibit ayam kampung sebagai usaha sampingan masyarakat.
Sekretaris DPRD Kabupaten Bintan, Riang Anggraini, mengatakan, kegiatan reses tahun anggaran 2023 masa sidang I DPRD Bintan, dilaksanakan 25 orang anggota DPRD Bintan, sejak tanggal 23 Januari hingga 29 Januari 2023.
Bagi setiap Anggota DPRD, menyerap aspirasi atau reses ke masyarakat, merupakan amanah yang dituangkan dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Reses juga menjadi agenda rutin bagi para anggota dewan untuk bertemu konstituen dan mendengarkan aspirasi masyarakat dan ditindaklanjuti dalam pembangunan daerah. ***












Foto dan Narasi : Humas DPRD Bintan














