BINTAN – Kabupaten Bintan resmi dinyatakan bebas dari penyakit Frambusia bersama 89 kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada Rabu (20/8/2025) di Ruang Siwabessy, Gedung Prof. Sujudi, Jakarta.
Frambusia adalah penyakit menular akibat infeksi bakteri Treponema pertenue yang menyerang kulit, tulang, dan persendian.
Penyakit ini banyak ditemukan di negara tropis dengan sanitasi buruk dan mayoritas menyerang anak-anak di bawah usia 15 tahun. Jika tidak ditangani, Frambusia dapat menyebabkan cacat permanen seumur hidup.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini. Menurutnya, status bebas Frambusia tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja keras semua pihak.
“Alhamdulillah, ini hasil baik dari kolaborasi semua stakeholder. Kita berharap ke depan Bintan bisa mempertahankan status bebas Frambusia dan menjaga derajat kesehatan masyarakat melalui pembangunan kesehatan berwawasan lingkungan serta penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat),” ujar Roby.
Roby juga menegaskan bahwa status bebas Frambusia ini harus dijaga bersama. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga pola hidup sehat agar penyakit menular tersebut tidak kembali muncul di wilayah Bintan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Retno Riswati, menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah bukti nyata kekuatan kolaborasi.
“Penghargaan Bebas Frambusia ini adalah bukti nyata bahwa ketika kita bersatu, hal yang tadinya dianggap mustahil bisa menjadi kenyataan. Terima kasih kepada semua pihak, mulai dari petugas kesehatan, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga yang berpartisipasi aktif,” ujar Retno.
Ia juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang langkah pencegahan Frambusia, antara lain:
- Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
- Menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
- Menghindari kontak langsung dengan kulit penderita Frambusia.
- Menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi.
- Segera memeriksakan diri ke dokter jika muncul gejala mirip Frambusia.
Dengan diraihnya sertifikat bebas Frambusia ini, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat. Dukungan berkelanjutan dari semua stakeholder diyakini akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga Bintan tetap sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya. ***













