BINTAN – Rangkaian kedua Safari Ramadhan 1447 H Pemerintah Kabupaten Bintan di Kecamatan Bintan Pesisir berlangsung istimewa. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Ma’ruf, Desa Kelong, Minggu (22/2/2026), tidak hanya dihadiri Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, tetapi juga Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari.
Kehadiran pimpinan daerah ini membawa kabar menggembirakan bagi masyarakat pesisir, terutama terkait peningkatan layanan listrik yang kini semakin dirasakan manfaatnya.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad menyampaikan rasa syukur karena sebagian besar wilayah Bintan Pesisir telah menikmati listrik selama 24 jam penuh.
“Yang pertama izinkan kami menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Kita patut bersyukur, Ramadhan tahun ini kampung kita sudah terang dan listrik mengalir 24 jam. Tinggal satu Desa lagi yang masih kita upayakan bersama Pemkab Bintan, agar saudara-saudara kita di pulau Mapur juga bisa menikmati listrik 24 jam penuh,” ujar Ansar.
Senada dengan Gubernur Kepri, Roby Kurniawan menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemprov Kepri, Pemkab Bintan dan PLN yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir.
“Saya ingat betul ya Bapak Ibu, dari 2019, kemudian 2022, sempat pak Gubernur juga turun. Alhamdulillah buah dari perjuangan itu sangat luar biasa. Air Gelubi dari 14 jam, sekarang 24 jam, termasuk juga di Numbing sampai ke pulau Tenggel. PR kita tinggal Desa Mapur. Mohon doanya, agar semua hajat baik kita bisa segera terealisasi seutuhnya,” jelas Roby.
Ia menegaskan, perjuangan pemerataan listrik di wilayah pesisir akan terus dilanjutkan hingga seluruh masyarakat merasakan layanan yang sama.
Roby juga menjelaskan bahwa Safari Ramadhan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum pemerintah melihat langsung perkembangan pembangunan di lapangan.
“Selain bersilahturahmi, Safari Ramadhan kami juga bermaksud untuk melihat langsung sejauh mana progres di lapangan. Di bulan baik ini, apa yang sudah kita dapatkan kita syukuri bersama. Sekaligus kita berdoa semoga hajat-hajat yang lainnya bisa segera menyusuk untuk terealisasi,” tambahnya.
Ia menegaskan kembali makna Safari Ramadhan sebagai sarana mempererat ukhuwah sekaligus membuka komunikasi dua arah dengan masyarakat.
“Kami ingin hadir lebih dekat, menyapa langsung, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” pungkasnya.
Seperti rangkaian sebelumnya, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan operasional masjid dari BRK Syariah serta bantuan lainnya.
Safari kemudian ditutup dengan tausyiah Ramadhan oleh Ustadz Dedi Sanjaya yang dilanjutkan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjemaah bersama masyarakat. ***
















