TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengajak masyarakat untuk menjadi pribadi yang bertakwa atau muttaqin dalam momentum bulan suci Ramadhan. Ajakan ini disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Ar-Rahim, Jalan Usman Harun, Teluk Keriting, Kota Tanjungpinang, Sabtu (14/3/2026).
Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa tujuan utama dari ibadah puasa bukan sekedar menahan lapar dan dahaga, melainkan membentuk karakter manusia yang lebih baik dan bertakwa kepada Allah SWT.
“Puasa yang kita jalankan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih peduli kepada sesama, serta menjadi insan yang bertakwa atau muttaqin,” ujar Ansar.
Ia menjelaskan bahwa predikat muttaqin hanya dapat dicapai jika seseorang mampu menjalankan perintah Allah secara konsisten serta menjauhi segala larangan-Nya. Oleh karena itu, puasa harus dijalankan secara menyeluruh, baik secara fisik maupun spiritual.
Menurut Ansar, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan. Setiap amal ibadah yang dilakukan pada bulan ini memiliki nilai pahala yang berlipat ganda, sehingga menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain itu, Ansar juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial selama Ramadhan. Ia menilai bahwa nilai-nilai kebersamaan dan saling berbagi harus terus diperkuat agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis.
Kegiatan Safari Ramadhan ini turut diisi dengan buka puasa bersama masyarakat serta salat Magrib berjamaah. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat dalam menjalankan ibadah sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Ansar berharap ajakan untuk menjadi muttaqin tidak hanya menjadi pesan sesaat, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama Ramadhan maupun setelahnya. Dengan demikian, nilai-nilai kebaikan yang dibangun selama bulan suci dapat terus berlanjut. ***
















