TANJUNGPINANG – Safari Ramadhan di Tanjungpinang dimanfaatkan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad untuk menyerahkan bantuan senilai Rp500 juta bagi rumah ibadah saat kunjungan di Masjid Al Uswah Batu 10, Sabtu (14/3/2026).
Dalam kegiatan yang disejalankan dengan shalat isya dan tarawih berjamaah tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat melalui berbagai program bantuan.
Bantuan yang disalurkan meliputi bantuan rumah ibadah sebesar Rp500 juta melalui program Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Kepri, bantuan Baznas Provinsi Kepri berupa 30 paket untuk anak yatim dan dhuafa, serta bantuan program Kepri Taqwa sebesar Rp5 juta untuk Masjid Al Uswah.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad, Gubernur Kepulauan Riau, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah, terutama di penghujung bulan Ramadhan.
“Semoga seluruh amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan kita diberikan kekuatan untuk terus istiqomah sampai akhir Ramadhan. Mudah-mudahan kita semua dianugerahi derajat sebagai orang-orang yang bertakwa,” ujar Ansar Ahmad.
Ia juga menegaskan pentingnya peran masjid sebagai pusat aktivitas umat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan sosial dan penguatan ukhuwah.
“Masjid harus menjadi pusat pembinaan umat, tempat memperkuat ukhuwah dan kegiatan sosial masyarakat. Jika masjidnya makmur, Insya Allah masyarakat di sekitarnya juga makmur,” kata Ansar Ahmad.
Selain menyerahkan bantuan, Ansar turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, salah satunya terkait peningkatan akses listrik bagi masyarakat di wilayah pulau-pulau.
Menurut Ansar Ahmad, selama masa kepemimpinannya, pemerintah telah berhasil menyambungkan listrik PLN ke 14.228 rumah masyarakat di wilayah kepulauan.
“Alhamdulillah selama masa amanah kami, termasuk pada masa jabatan pertama selama 3,8 tahun hingga sekarang bersama Pak Nyanyang menjadi sekitar 4,8 tahun, kita telah berhasil menyambungkan listrik PLN ke 14.228 rumah masyarakat di pulau-pulau Kepri,” jelas Ansar Ahmad.
Ia menambahkan, biaya penyambungan listrik berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp4 juta tergantung jarak jaringan. Tahun ini, pemerintah juga menargetkan penambahan sambungan listrik bagi sekitar 1.000 rumah tangga.
Saat ini, tingkat elektrifikasi di Provinsi Kepulauan Riau telah mencapai 99,98 persen, meskipun masih terdapat wilayah yang menikmati listrik secara terbatas antara 12 hingga 14 jam.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memastikan kebijakan pembebasan SPP untuk SMA, SMK, dan sederajat tetap berjalan. Selain itu, bantuan transportasi laut bagi siswa di wilayah pulau juga terus dilanjutkan.
Sementara di bidang kesehatan, pemerintah daerah akan membiayai pendidikan 58 dokter spesialis dan subspesialis guna meningkatkan layanan kesehatan di daerah.
“Tahun ini kita akan membiayai pendidikan 58 dokter spesialis dan subspesialis. Setiap orang mendapatkan pembiayaan sekitar Rp200 juta per tahun, sedangkan untuk subspesialis sekitar Rp220 juta per tahun,” terang Ansar Ahmad.
Menjelang Idul Fitri, Ansar juga mengimbau masyarakat untuk merayakan hari raya dengan sederhana tanpa harus berlebihan.
“Idul Fitri tidak harus dirayakan dengan kemewahan atau sampai berutang hanya untuk membeli hal-hal baru. Yang terpenting adalah bagaimana Ramadan ini mampu meningkatkan kualitas iman kita,” pesannya. ***
















