BINTAN (SK) — Bupati Bintan, Apri Sujadi, S.Sos, bersama Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam MM, (ASRI), memimpin rapat bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bintan, Rabu, (30/03/2016).
Dalam kesempatan itu, Apri Sujadi, mengatakan, dengan hadirnya seluruh pengurus FKUB, tentu harus diapresiasi dan didukung, apa yang sudah baik harus ditingkatkan lagi.
“Saya yakin dan percaya, keberadaan FKUB memberikan kontribusi kepada kerukunan umat beragama, dan Alhamdulillah sampai saat ini, tidak ada terjadi permasalahan SARA di Kabupaten Bintan ini,” ujar Apri Sujadi.
Menurut Apri Sujadi, Kerukunan ini harus dijaga dengan berpikir bersama untuk menjaga, agar tidak terjadi permasalahan mengenai keagamaan.
“Harus bersama-sama menjaga tata tertib dan selalu antisispasi melalui forum ini, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ujar Apri Sujadi.
Selain itu juga, Apri Sujadi berpesan agar pembangunan tempat ibadah harus melengkapi surat menyuratnya sebelum melakukan pembangunannya. Hal ini, tentunya akan berpengaruh jika ada bantuan akan mudah kalau surat menyuratnya lengkap.
Pada tahun 2016 ini, Apri Sujadi berharap, agar seluruh agama mendata berapa jumlah rumah ibadah dari masing-masing agama. Selain itu, mengenai sekretariat FKUB sendiri, nanti akan dicarikan solusinya agar para pengurus ada tempat berteduh dan ada tempat untuk melakukan aktivitasnya.
Bagaimanapun, menurut Apri Sujadi, bahawa pembangunan Bintan ini harus mendapat dukungan dari berbagai sektor, apa lagi dari komponen Agama, tentu akan semakin baik lagi kedepannya.
“Masukan dan saran serta pendapat para pengurus FKUB kami harapkan, agar kita bersama-sama membangun Bintan yang aman dan nyaman kerukunan agama,” ujar Apri Sujadi.
Selain itu, Ketua PKUB Kabupaten Bintan, mengharapkan, kepada seluruh Masyarakat agar membuat surat menyurat terlebih dahulu sebelum membangun tempat ibadah. Tentunya harus mempunyai rekomendasi dari FKUB dan Menteri Agama, temasuk mengurus IMB nya demi kenyamanan bersama.
“Sebelum membangun rumah ibadah harus mengurus surat menyurat termasuk IMB sesuai aturan agar tidak ada kehawatiran bersama,” ujarnya.
Selanjutnya, adapun lokasi sekretariat FKUB nantinya berharap letaknya di tengah-tengah, karena lokasi tempat tinggal pengurus FKUB jauh-jauh.
“Alhamdulillah, kita sudah melakukan koordinasi di setiap Kecamatan, guna menjada konsusifitas bersama antar umat beragama,” unggahnya. (SK-DY/R)







