GESER UNTUK BACA BERITA
BINTAN

Bupati Bintan Janji Akan Pecat ASN Yang Pernah “TERLIBAT KORUPSI”

×

Bupati Bintan Janji Akan Pecat ASN Yang Pernah “TERLIBAT KORUPSI”

Sebarkan artikel ini
Bupati Bintan H Apri Sujadi. (Foto : Humpro Bintan)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Malas Baca, Tekan Ini”]

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Bupati Bintan Janji Akan Pecat ASN Yang Pernah “TERLIBAT KORUPSI”

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos, memastikan akan memberhentikan dengan tidak hormat atau pemecatan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah ditetapkan sebagai terpidana kasus korupsi.

Hal ini menindaklanjuti surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang mengharuskan Pemerintah Daerah untuk segera dapat menjalankan tugas tersebut. Namun dikatakannya juga bahwa, saat ini pihaknya tidak ingin gegabah, namun akan melakukan langkah-langkah persuasif dengan melakukan pendataan terlebih dahulu.

“Kita akan jalankan aturan itu. Namun karena ini menyangkut nama baik ASN dan juga berdampak terhadap keluarga mereka, ya kita harus ekstra hati-hati. Tapi sesuai surat edaran Kemendagri, pada Desember 2018 ini, kita tetap akan sampaikan, sementara ini kita data dulu,” ujarnya, saat dihubungi, Selasa, (18/09/2018).

Untuk langkah-langkah tersebut, Apri juga mengakui, bahwa akan segera melakukan rapat khusus bersama instansi terkait, untuk membicarakan hal tersebut. Dan mengingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bintan untuk senantiasa berhati-hati dalam mengelola keuangan negara.

Selain itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan, Irma Annisa, juga mengatakan bahwa, edaran Mendagri ini sifatnya perintah, maka harus tetap dilaksanakan, dan pihaknya diberikan waktu sebelum tanggal 2 Desember 2018 mendatang sudah dilakukan pemecatan kepada ASN yang tersandung kasus korupsi.

“Ini sifatnya perintah, namun kita juga harus cermat untuk melakukan pendataan terlebih dahulu, agar dengan adanya aturan tersebut, jangan membuat kita kaku dalam melaksanakan tugas, semua sudah jelas rambu-rambunya, mana yang bisa dan mana yang tidak bisa sama sekali untuk dilakukan, dan kasus korupsi salah satunya, saat ini kita tengah konsen memerangi korupsi, jadi kita semua harus konsisten untuk tidak melakukan itu,” tutupnya. (Wak Tar/R)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100