PAPUA – Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Baharkam Polri, Irjen Pol M. Yassin Kosasih, S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla, melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando (Mako) Ditpolairud Polda Papua pada Kamis (27/02/2025).
Dalam kunjungan ini, ia menyampaikan sejumlah arahan penting bagi personel guna meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Dalam arahannya, Irjen Yassin menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan langsung pengalaman dan tantangan yang dihadapi personel Ditpolairud dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Saya ingin mengetahui secara langsung bagaimana personel menjalankan tugas dan apa saja kendala di lapangan, agar dapat mencari solusi terbaik demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Jenderal lulusan Akpol 1991 ini juga menekankan pentingnya menjaga etika, moralitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Jati Diri Airud, yang mencerminkan kerja keras, keikhlasan, kecerdasan, kualitas, serta penyelesaian tugas secara tuntas.
Menurutnya, profesionalisme dan sikap humanis adalah dua aspek utama yang harus terus dikembangkan oleh setiap anggota Ditpolairud.
“Polairud tidak hanya membutuhkan personel yang kuat secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan etika yang baik. Jangan bekerja setengah-setengah, laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab,” tegasnya.
Lebih lanjut, Irjen Yassin menyoroti pentingnya pengambilan keputusan yang rasional dan berbasis data, memperkuat langkah preemtif serta preventif dalam penegakan hukum, serta terus berinovasi dalam program pembinaan masyarakat perairan.
Ia juga menegaskan bahwa kepentingan negara harus selalu menjadi prioritas utama di atas kepentingan pribadi.
Oleh karena itu, sistem reward and punishment harus diterapkan secara adil untuk memberikan penghargaan bagi personel yang berprestasi dan sanksi bagi yang melanggar aturan.
“Setiap personel harus memiliki tanggung jawab moral dalam menjalankan tugasnya. Kita harus berani memberikan apresiasi kepada yang berprestasi dan menindak tegas yang melanggar aturan. Sinergi dengan berbagai instansi juga harus diperkuat agar tugas di lapangan semakin efektif,” jelasnya.
Selain itu, Irjen Yassin menekankan pentingnya manajemen media untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Polairud.
“Kebijakan yang diambil harus melalui pertimbangan matang dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Jangan sampai ada keputusan yang justru merugikan rakyat. Semua langkah harus dipikirkan dengan baik agar Polairud semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” tutupnya. ***
















