TANJUNGPINANG (SK) — Menanggapi sistem Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang telah dilaksanakan sejak awal tahun 2016, Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan, Kabupaten Bintan, Riki, menyampaikan, bahwa masyarakat Kepri khususnya masyarakat Kabupaten Bintan, harus optimis dan berpikir positif untuk dapat menjadi tuan rumah yang siap menghadapi MEA.
“Untuk strategi pengembangan produk UKM di Kabupaten Bintan, adalah melabeli merek sekaligus hak paten di setiap produk UKM yang beredar diwilayah Kabuapten Bintan Khususnya dan Kepulauan Riau umumnya,” kata Riki, di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Selasa, (26/01/2016)
Selain strategi menguasai pasar, sambung Riki, tingkat kualitas dan efektifitas produk juga sangat perlu diperhatikan. Selain meningkatkan kualitas produk unggulan, kepatenan dari produk-produk lokal sendiri juga menjadi salah satu yang diutamakan.
“Menyikapi hal tersebut, Pemkab Bintan telah mensertifikasi kehalalan produk dari 80% UKM yang telah terdata,” ungkapnya. (SK-EA)









