TANJUNGPINANG (SK) — Sukses tidak turun dari langit, pasti kita semua perlu pengorbanan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, saat memberi Materi kepada 800 mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan, di Hotel Bali, Tanjungpinang, Jumat, (22/07/2016), malam.
Selain memotivasi peserta KKN Kebangsaan, Nurdin, juga memaparkan potensi kebaharian Kepulauan Riau, khususnya sektor Pariwisata. Laut yang luas, yang mencapai 96 persen wilayah Kepri, adalah potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri.
“Aspek kepariwisataan bahari, merupakan peluang besar untuk dieksplorasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Provinsi Kepulauan Riau. Sekaligus, untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan rasa kebangsaan di masyarakat terutama masyarakat pulau terdepan,” kata Nurdin.
Keberadaan KKN Kebangsaan ini merupakan wujud kepedulian NKRI terhadap masyarakat terdepan yang merupakan harga mati dalam kesatuan NKRI.
KKN Kebangsaan ini diikuti 39 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia ditambah University Teknology Malaysia (UTM). Mereka melakukan registrasi dalam system eKKN online UMRAH. Program ini merupakan iven tahunan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Program tahun ini mengambil tema Pengembangan Ekowisata Bahari Pulau Terdepan Tertinggal Dan Terisolir Provinsi Kepulauan Riau Berbasis Masyarakat Sebagai Strategi Menjaga Kedaulatan NKRI.
Program ini memang mengajak dan membina mahasiswa agar menjadi seorang innovator, motivator dan problem solver. Juga agar para mahasiswa dapat memperdalam pemahaman dan pengalaman mahasiswa terhadap potensi dan cara pengembangan ekowisata di Kepulauan Riau.
Hadir juga dalam kesempatan itu, Rektor Umrah Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Yatim Mustafa. (SK-DY/R)







