LINGGA (SK) — Target Kabupaten Lingga meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang didengung-dengungkan oleh Bupati Lingga, H. Alias Wello, kandas sudah. Hal ini, setelah Provinsi Kepri, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Anambas, mendapatkan predikat WTP tersebut langsung dari Kementerian Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani, di Gedung Dhanapala, Jakarta, pada Selasa, (20/09/2016), kemarin, dan Kabupaten Lingga tidak dapat meraih predikat WTP tersebut.
Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar, mengatakan, hasil WTP tersebut adalah gambaran dari sistim pembukuan keuangan Pemkab Lingga pada tahun 2015 lalu. sementara, pada tahun tersebut, dirinya dan Bupati Lingga H. Alias Wello belum lagi menjabat pemimpin daerah ini.
“Namun hal tersebut bukan menjadi alasan bagi kami, yang mesti mengemban tanggungjawab saat ini,” ungkap Nizar memberikan keterangan kepada awak media, Rabu, (21/09/2016), kemarin.
Dalam rapat tersebut, Nizar, menuturkan, Pemkab akan mengambil langkah-langkah guna mempersiapakan Kabupaten yang berjuluk, Bunda Tanah Melayu ini, meraih predikat WTP pada tahun mendatang. Langkah yang akan diambil, salah satunya merapatkan seluruh SKPD, agar menyatukan tujuan dalam meraih WTP pada 2017 nanti. Selain itu, kita akan merumuskan pokja aset, dengan membentuk segera pokja tersebut. Karena, aset yang dimiliki Pemkab Lingga saat ini, masih tersebar yang tidak menentu. Hal ini, sangat berbeda dengan Kabupaten/Kota yang lainnya.
“Pemkab Lingga akan mengambil langkah untuk predikat WTP pada tahun 2017. Untuk itu, kita akan segera membentuk pokja aset, karena aset kita masih tersebar tidak menentu,” paparnya.
Nizar, akan secepatnya mengutus DP2KA menemui konsultan Appraisal yang berada di Batam, untuk mendapat konsultasi terkait mengatasi dan merapikan aset milik Pemkab Lingga. Hal ini dikarenakan, untuk mendapatkan predikat WTP tersebut sangat bergantung pada aset Pemerintah Daerah yang baik.
“Langkah-langkah ini, nantinya akan kami sampaikan kepada teman-teman di Banggar Legeslatif dan Banggar Eksekutif, yang saat ini sedang sibuk membahas persiapan APBD-P,” unggahnya. (SK-Pus)













