Sijori Kepri, Batam – Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Netral di Pilkada Kepri 2020, sebagaimana disampaikan Ketua KKIH Kota Batam, Assoc Prof Dr Mustaqim Syuaib MM.
Ia mengatakan, pesta demokrasi atau Pemilihan Kepala Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang akan dilakukan serentak pada 09 Desember 2020 ini, sudah mendekati waktunya. Dukungan dari berbagai pihak untuk masing-masing calon bermunculan, dan itu adalah hal yang wajar.
“Kita menghargai hak politik masing-masing calon dan warga Kepri, karena itu adalah hak pribadi mereka. Namun, KKIH kota Batam secara organisasi bersikap netral, dan tidak terlibat langsung pada Politik Praktis,” ungkapnya, saat ditemui disalah satu kedai Kopi di bilangan Nagoya, Senin, (16/11/2020).
Ia menambahkan, warga KKIH yang ada di Kepri dan Batam khususnya, ada sekitar 20 ribuan orang, dengan berbagai macam profesi. Dan banyak juga diantaranya yang menjadi bagian dari Timses atau pemenangan, dan juga Relawan.
“Selagi mereka membawa nama pribadi atau membuat tim relawan sendiri sah-sah saja. Tapi harus diingat, tidak membawa atau mengatasnamakan Organisasi KKIH,” jelas Mustaqim.
Pilkada ini adalah pesta demokrasi. Mustaqim mengajak untuk menyikapi dengan baik dan berpikir positif. Ia sudah berkomunikasi dengan Sekretaris KKIH, Khairul Akbar SH, dan beberapa pengurus, serta beberapa tokoh Inhil yang ada di Batam, dan sepakat KKIH Netral dan tidak berpolitik praktis
“Dukung-mendukung silahkan, karena warga Batam asal Inhil dan juga pengurus KKIH itu berbagai macam profesi dan pekerjaan, dan mempunyai sikap politik masing-masing atau pribadi, dan mereka tidak membawa nama Organisasi KKIH,” tutupnya. (Man)








