GESER UNTUK BACA BERITA
POLITIKTANJUNG PINANG

Soerya Respationo : Tidak Ada Bagi-Bagi Uang, Itu Fitnah !!!

×

Soerya Respationo : Tidak Ada Bagi-Bagi Uang, Itu Fitnah !!!

Sebarkan artikel ini

– Menanggapi Masalah Penangkapan Pengurus PDI-Perjuangan oleh Babinsa Kodim 0316.

BATAM (SK) — “Tidak ada bagi-uang. Itu Fitnah,” kata HM.Soerya Respationo SH.MH, menanggapi masalah penangkapan oleh Babinsa Kodim 0316 atas dugaan money politik yang dilakukan oleh salah seorang pengurus PDI-Perjuangan, di Bengkong, Selasa, (08/12/2015), malam.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Merasa bertanggungjawab atas anggotanya, maka dari itu, Soerya Respationo dan juga Nuryanto SH, serta beberapa anggota lainnya, langsung meluncur ke TKP, begitu mendengar informasi, kalau anggotanya ditangkap Babinsa dan akan dibawa ke Kodim malam itu.

Dan sesampainya di TKP, Soerya-pun langsung bertanya kepada Alek, apakah betul yang bersangkutan bagi-bagi duit. Yang langsung di jawab oleh Alek, Ya betul kalau dirinya memang bagi-bagi duit malam itu, akan tetapi, duit-duit untuk honor para Saksi. Bukan duit apa-apa lainnya.

“Memang betul, kalau ada Pengurus PDI-Perjuangan itu bagi duit. Namun, Duit itu bukan duit apa-apa. Itu duit Saksi. Kebetulan, Alek ini Bendahara PAC, yang kebetulan juga Koordinator para Saksi. Jadi bukan ada money Politik,” tegas Nuryanto, yang biasa dipanggil Cak Nur.

Ketua DPRD Batam Nuryanto SH.MH. (Photo : Net)
Ketua DPRD Batam Nuryanto SH.MH.
(Photo : Net)

Disampaikan juga oleh Nuryanto, yang juga merupakan Ketua DPRD Batam, bahwasanya, di PDI-Perjuangan itu, tidak pernah ada yang namanya bagi-bagi uang. Semua apa yang dilakukan oleh pengurus ataupun simpatisan itu, sesuatu yang tulus, bukan karena bayaran.

“Alex itu bukan cuma bagi uang. Tapi juga bagi alat tulis, kartu nama dan baju. Apapun yang dikerjakan oleh pengurus PDI-Perjuangan, maupun para simpatisannya itu, tidak pernah pakai uang-uangan. Tidak ada sistim Bayar membayar. Tidak ada kamus money politik,” ungkap Nuryanto lagi.

Seorang pengurus PDI-Perjuangan bernama Alek, telephone Nuryanto pada Selasa malam, 8 Desember 2015. Dalam telephonenya itu, Alek mengabarkan bahwa dirinya didatangi Babinsa, bawa laras panjang, Dan akan membawanya ke Kodim.

“Sebenarnya, sungguh justru presiden buruk bagi kita semua, Pilkada 2015 ini, di jaga banyak tentara, bikin masyarakat tidak nyaman dan was-was saja. Ada apa ini. Kan begitu. Di pesta demokrasi ini, seharusnya rakyat senang, bukan malah merasa takut,” tambah Nuryanto menjelaskan kronologis kejadian tersebut. (SK-NDA)

LIPUTAN BATAM : NDORO AYU
EDITOR : RUSMADI

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100