TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mendorong Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengambil peran strategis dalam membangun ekonomi umat berbasis keumatan, seiring besarnya potensi sosial dan spiritual para jemaah haji di Kepulauan Riau.
Dorongan itu disampaikan Gubernur Ansar Ahmad saat melantik Pengurus Wilayah IPHI dan Pengurus Wilayah Majelis Ta’lim Perempuan IPHI Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030 di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (13/1/2026).
Menurut Ansar Ahmad, IPHI tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi pasca-ibadah haji, tetapi juga memiliki kekuatan besar untuk menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi umat yang dilandasi nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.
“IPHI memiliki potensi luar biasa. Jika dikelola dengan baik, kekuatan jemaah haji dapat menjadi basis ekonomi keumatan yang kokoh, saling menguatkan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ansar Ahmad.
Ia menyebutkan, jumlah jemaah haji yang besar merupakan modal sosial yang sangat berharga. Dengan pengelolaan yang tepat, IPHI dapat mengembangkan program pemberdayaan ekonomi, memperkuat jejaring usaha umat, serta mendorong tumbuhnya ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Ansar Ahmad juga menegaskan bahwa di tengah tantangan era disrupsi, IPHI diharapkan menjadi benteng moral sekaligus penggerak akhlak sosial masyarakat.
Nilai-nilai haji mabrur seperti kejujuran, kedisiplinan, ukhuwah, dan kepedulian sosial harus terus dihidupkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang ekonomi.
“Pembangunan ekonomi tidak boleh lepas dari nilai akhlak. IPHI harus hadir sebagai contoh bahwa kemajuan ekonomi bisa sejalan dengan penguatan iman dan takwa,” kata Ansar Ahmad.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen mendukung berbagai inisiatif keagamaan dan keumatan sebagai bagian dari visi pembangunan daerah 2025–2030, yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Gubernur Ansar Ahmad berharap kepengurusan IPHI Kepri di bawah kepemimpinan TS. Arif Fadillah dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi keagamaan, serta masyarakat dalam membangun ekonomi umat yang inklusif dan berdaya saing.
“IPHI harus menjadi mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam mendorong kesejahteraan umat secara nyata,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, Ahmad Yani Basuki, menyampaikan bahwa IPHI berkomitmen memperluas kontribusi organisasi dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan ekonomi keumatan, serta siap bersinergi dengan pemerintah daerah.
Acara pelantikan turut dihadiri Mantan Gubernur Kepulauan Riau periode 2016–2019 Nurdin Basirun, Ketua BKMT Provinsi Kepri sekaligus Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar, Plt. Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Kepri Muhammad Syafi, Ketua LAM Provinsi Kepri Raja Al-Hafiz, Ketua MUI Provinsi Kepri Bambang Maryono, para kepala OPD Provinsi Kepri, serta Ketua PD IPHI kabupaten/kota se-Kepulauan Riau. ***
















