TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meminta Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga kerukunan umat di tengah masyarakat majemuk.
Permintaan tersebut disampaikan Gubernur Ansar Ahmad saat melantik Pengurus Wilayah IPHI dan Pengurus Wilayah Majelis Ta’lim Perempuan IPHI Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030 di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (13/1/2026).
Menurut Ansar Ahmad, IPHI memiliki posisi penting sebagai organisasi keagamaan yang beranggotakan para haji dan hajjah, yang secara moral dan sosial memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat.
“IPHI bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga harmoni di tengah keberagaman,” ujar Ansar Ahmad.
Ansar Ahmad menegaskan, moderasi beragama menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah.
Dengan karakter Kepulauan Riau yang majemuk, peran tokoh agama dan organisasi keagamaan seperti IPHI sangat dibutuhkan untuk menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, dan kebersamaan.
Ia menyebutkan bahwa IPHI memiliki potensi besar untuk menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai haji mabrur, seperti keikhlasan, kedisiplinan, ukhuwah, dan kepedulian sosial, dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai haji mabrur inilah yang menjadi kekuatan utama dalam merawat kerukunan dan memperkuat moderasi beragama di daerah kita,” kata Ansar Ahmad.
Gubernur Ansar Ahmad juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berkomitmen memperkuat kehidupan beragama sebagai bagian dari visi pembangunan daerah 2025–2030. Berbagai program keagamaan telah dijalankan, mulai dari bantuan rumah ibadah, program mubaligh hinterland, hingga insentif keagamaan.
Upaya tersebut, menurutnya, membuahkan hasil positif. Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepulauan Riau tercatat konsisten berada di jajaran atas nasional dalam beberapa tahun terakhir.
“Capaian ini harus kita jaga bersama. IPHI kami harapkan ikut mengambil peran aktif agar suasana rukun, damai, dan saling menghargai terus terpelihara,” ucapnya.
Ansar Ahmad berharap kepengurusan IPHI Kepri yang baru dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mengawal moderasi beragama serta mendukung program-program strategis daerah.
“Selamat menjalankan amanah. Jadikan IPHI sebagai kekuatan moral dan sosial yang membawa manfaat nyata bagi umat dan daerah,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI Ahmad Yani Basuki menyatakan IPHI siap berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam penguatan moderasi beragama, pembinaan umat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program keumatan.
Acara pelantikan turut dihadiri Mantan Gubernur Kepulauan Riau periode 2016–2019 Nurdin Basirun, Ketua BKMT Provinsi Kepri sekaligus Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar, Plt. Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Kepri Muhammad Syafi, Ketua LAM Provinsi Kepri Raja Al-Hafiz, Ketua MUI Provinsi Kepri Bambang Maryono, para kepala OPD Provinsi Kepri, serta Ketua PD IPHI kabupaten/kota se-Kepulauan Riau. ***
















