GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Dorong Transparansi Anggaran, Diskominfo Kepri Serahkan Rekomendasi Integrasi TTE SIPANGKAS ke BKAD

×

Dorong Transparansi Anggaran, Diskominfo Kepri Serahkan Rekomendasi Integrasi TTE SIPANGKAS ke BKAD

Sebarkan artikel ini
Dorong Transparansi Anggaran, Diskominfo Kepri Serahkan Rekomendasi Integrasi TTE SIPANGKAS ke BKAD
Dorong Transparansi Anggaran, Diskominfo Kepri Serahkan Rekomendasi Integrasi TTE SIPANGKAS ke BKAD. (Foto : Zah)

TANJUNGPINANG Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) secara resmi menyerahkan rekomendasi integrasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada aplikasi SIPANGKAS kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kepri. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Collaboration Room Diskominfo Kepri, Kota Tanjungpinang, Senin (9/2/2026), sebagai langkah konkret mendorong transparansi dan efisiensi pencairan anggaran daerah.

Integrasi TTE pada SIPANGKAS dinilai menjadi terobosan penting dalam sistem pengelolaan keuangan berbasis digital. Selain mengurangi penggunaan kertas, seluruh proses kini dapat tercatat secara elektronik dan diawasi secara real-time.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kepala Diskominfo Kepri, Hendri Kurniadi, mengapresiasi inovasi yang dilakukan BKAD dalam memperbarui SIPANGKAS dengan dukungan TTE.

“Inovasi dari BKAD ini sangat mempermudah proses keuangan dan pemeriksaan. Apalagi pemerintah pusat tengah mencanangkan percepatan pemerintahan digital. Semoga digitalisasi di Kepri semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa TTE yang digunakan telah tervalidasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga keamanan serta keabsahan dokumen digital tetap terjamin.

“TTE ini tidak sembarangan. Sudah tervalidasi oleh BSSN. Ke depan, inovasi ini bisa menjadi contoh bagi provinsi maupun OPD lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKAD Kepri, Venni Meitaria Detiawati, menyampaikan terima kasih atas dukungan Diskominfo dalam penyempurnaan aplikasi yang dibangun sejak 2023 tersebut.

“Selama ini pengajuan berkas SPM ke loket dilakukan secara manual dan bertingkat. Dengan SIPANGKAS, semuanya lebih ringkas, tanpa kertas, dan lebih cepat. Dukungan TTE membuat prosesnya semakin efisien,” ujar Venni.

Ia menjelaskan bahwa SIPANGKAS menjadi inovasi pertama BKAD pada tahun 2026 dan akan segera diuji coba sebelum nantinya diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

Lebih lanjut, Venni menyebut integrasi TTE diharapkan dapat diperluas hingga dokumen DPA agar seluruh proses pengelolaan anggaran semakin cepat dan akurat.

Setelah rekomendasi diserahkan, SIPANGKAS juga akan dibawa ke Pusdatin Kemendagri sebagai laporan penerapan pencairan berbasis TTE.

Dengan integrasi ini, Pemprov Kepri semakin memperkuat komitmen menuju pemerintahan digital yang transparan, akuntabel, dan efisien. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100