TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan anggaran besar untuk memperkuat layanan kesehatan. Pada tahun 2026, ruang baru di RSUP Raja Ahmad Tabib akan dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp100 miliar.
Rencana tersebut disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat Safari Ramadhan malam ke-13 di Masjid Nur Al Weini, Senin (2/3/2026). Pembangunan ini menjadi bagian dari program prioritas Pemprov Kepri tahun 2026.
Selain pembangunan ruang baru di RSUP Raja Ahmad Tabib, pemerintah juga mengalokasikan dukungan pendidikan sekolah kedokteran bagi 58 dokter spesialis. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya jangka panjang memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di Kepulauan Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Ansar juga memaparkan sejumlah program lainnya, seperti kelanjutan Program Kepri Terang di seluruh kabupaten/kota, bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani, serta rencana penganggaran BPJS Ketenagakerjaan untuk pengemudi ojek online (ojol).
Tak hanya itu, program bantuan pendidikan dan transportasi pendidikan tetap dilanjutkan, termasuk pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat serta program beasiswa bagi generasi muda Kepri.
“Alhamdulillah, terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk bersilaturahmi bersama masyarakat dan jamaah Masjid Nur Al Weini. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan bagi kita semua di bulan suci Ramadhan,” ujar Ansar.
Ia juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh program pembangunan dapat berjalan maksimal.
“Mewakili Pemerintah Provinsi Kepri, saya memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat, khususnya jamaah Masjid Nur Al Weini, agar setiap program pembangunan dapat terlaksana dengan maksimal,” pintanya.
Rencana pembangunan ruang baru senilai Rp100 miliar ini menjadi salah satu program strategis yang mendapat perhatian, mengingat peran RSUP Raja Ahmad Tabib sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Kepulauan Riau.
Dengan tambahan fasilitas tersebut, diharapkan kapasitas dan kenyamanan layanan kesehatan bagi masyarakat dapat semakin meningkat. ***














