TANJUNGPINANG – Tingginya minat masyarakat terhadap pengembangan ekonomi syariah terlihat dari antusiasme peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Ekonomi Syariah Tahun 2026 yang diselenggarakan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Awalnya, panitia hanya menyediakan kuota 50 peserta untuk pelaksanaan secara tatap muka atau offline. Namun, tingginya animo membuat penyelenggara membuka akses secara hibrida melalui Zoom Meeting sehingga peserta dari berbagai wilayah dapat ikut bergabung.
Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Medan, Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Banyuwangi hingga wilayah Kepulauan Riau seperti Tanjungpinang, Batam, dan Bintan.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa perhatian masyarakat terhadap pengembangan ekonomi syariah tidak hanya datang dari daerah penyelenggara, tetapi juga menjangkau berbagai wilayah lain di Indonesia.
Bimtek yang digelar MES Kepri bersama sejumlah mitra ini menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk saling berbagi pengetahuan serta memperkuat wawasan mengenai ekonomi syariah. ***
















