BINTAN – Masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Bintan, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan baru yang mengatasnamakan pejabat Dinas Perikanan. Aksi penipuan ini beredar melalui aplikasi pesan instan WhatsApp dan berpotensi merugikan masyarakat.
Baru-baru ini, beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp yang memperlihatkan seseorang mengaku sebagai “Bu Rita Amelia, staf Dinas Perikanan Kab. Bintan”.
Dalam percakapan itu, pelaku meminta korban untuk menghubungi “Bapak Kadis Perikanan (Bapak M Fachrimsyah)” dengan alasan menyampaikan informasi penting dan bersifat mendesak.
Pelaku menolak memberikan informasi langsung lewat pesan dan bersikeras agar korban menghubungi langsung “Kadis”, yang sebenarnya adalah identitas palsu yang digunakan untuk memancing korban agar terjebak dalam aksi penipuan.
Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Bintan, M Fachrimsyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengirimkan pesan atau meminta masyarakat menghubungi pejabat dinas melalui WhatsApp untuk urusan kedinasan.
“Kami tegaskan bahwa Dinas Perikanan tidak pernah menyampaikan informasi resmi atau arahan melalui pesan pribadi WhatsApp, apalagi meminta masyarakat langsung menghubungi pejabat tertentu,” ungkap Fachrimsyah, Jumat (6/6/2025).
Fachrimsyah menjelaskan bahwa komunikasi resmi dari Dinas Perikanan hanya dilakukan melalui surat resmi berkop instansi, pengumuman di situs atau media sosial resmi, serta melalui pertemuan atau sosialisasi yang telah terjadwal.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan pesan dari nomor tidak dikenal yang mengatasnamakan instansi atau pejabat daerah.
Jika menerima pesan mencurigakan, segera lakukan konfirmasi ke kantor Dinas atau melalui saluran resmi yang tersedia.
“Ini jelas upaya penipuan. Kami minta masyarakat jangan mudah terprovokasi atau langsung percaya. Laporkan jika menerima pesan serupa,” tegasnya.
Dinas Perikanan juga meminta warga untuk menyebarluaskan informasi ini guna mencegah korban lebih lanjut.
Tips Menghindari Penipuan Digital:
- Jangan pernah membagikan data pribadi kepada orang tak dikenal.
- Cek kebenaran identitas pengirim melalui sumber resmi.
- Laporkan ke pihak berwajib jika mendapati upaya penipuan.
Tetap waspada dan jangan menjadi korban penipuan digital! ***
















