GESER UNTUK BACA BERITA
ANAMBAS

20 TNI AD Infanteri Reider Khusus 136 Natuna “DUDUKI STASION PT SACOFA TAREMPA”

×

20 TNI AD Infanteri Reider Khusus 136 Natuna “DUDUKI STASION PT SACOFA TAREMPA”

Sebarkan artikel ini
Danramil 02 Tarempa, Kapten Samsuerman, memberikan pengarahan kepada 20 TNI AD Infanteri Reider Khusus 136 Natuna, yang dipimpin oleh Letda Infanteri Gibson Sihombing. (Foto : Rohadi)
– Ada Apa Dengan PT Sacofa Tarempa. Ini informasinya.

SIJORIKEPRI.COM, ANAMBAS — Battalion Infanteri Reider Khusus 136/Ts menduduki Stasiun PT Sacofa Tarempa, Minggu, (02/04/2017), pagi, sekitar pukul 09:00 WIB. Ada apa Dengan PT Sacofa ?

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Aneh, PT Sacofa, menjadi perhatian khusus pihak pertahanan TNI, yang mana harus mempersiapkan 20 TNI AD Infanteri Reider 136 Natuna seterilkan lokasi PT tersebut, di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), yang terletak di Kepulauan Riau, yang mana derah terluar yang dekat dengan perbatasn daerah utara ibu kota Jakarta.

Ketika Infanteri Reider Khusus 136 Natuna tiba di Pelabuhan Tarempa, langsung menuju ke lokasi PT Sacofa dan disambut baik oleh Komandan Koramil 02 Tarempa, Kapten Samsuerman dan langsung diadakan arahan kepada Infanteri Reider Khusus 136 Natuna, di Halaman PT Sacofa.

“Kondisi daearah kita ini adalah daearah kepulauan. Untuk trasportasi sulit. Biaya kehidupan disini lebih mahal, harus lebih berhemat berpola hidup bersederhana. Tetap berpegang teguh kepada Saptamarga Sumpah Perajurit 8 TNI, dan wajib dalam bergaul bersama masyarakat dimana tempat tinggal,” kata Kapten Samsuerman.

Di daerah Kepulauan, sambungnya, tidak sama dengan kita tugas di kota. Contoh di Batam, kondisinya tidak sama dengan tugas di daratan, dan harus pandai membawa diri dan sikap dalam bergaul bersama masyarakat.

“Adanya anggota Yonif 136 Tuah Sakti di wilayah Koramil 02 Tarempa, agar bisa menjalin komonikasi yang lebih erat, antara masyarakat dan TNI di wilayah koramil tarempa,” harapnya.

Terpisah, sejumlah masyarakat sekitar Tarempa yang tidak dapat disebutkan satu persatu, diantaranya Adi, berharap dengan adanya kedatangan panglima TNI beberapa hari lagi, agar keberadaan Setasiun PT Sacofa bisa jelas, dikaranakan keberadaan di kepemukiman masyarakat yang rawan gangguan-gangguan kesehatan.

Adi juga mengkhawatirkan, jika benar adanya gangguan tersebut ada kaitannya dengan radiasi stasiaun PT Sacofa yang menggunakan Kabel Optic di daearah pemukiman masyarakat.

“Akibat radiasi sejenis elektromagnetik yang diduga berpotensi menimbulkan berbagai gangguan, antara lain terhadap sistem darah, sistem kardiovaskular, sistem saraf maupun sistem reproduksi. Hal ini menimbulkan kecemasan pada penduduk yang bertempat tinggal di sekitarnya,” katanya. (SK-RD)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100