GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Sektor Pangan Kepri Berpeluang Masuk Pasar Singapura

×

Sektor Pangan Kepri Berpeluang Masuk Pasar Singapura

Sebarkan artikel ini
Sektor Pangan Kepri Berpeluang Masuk Pasar Singapura
Sektor Pangan Kepri Berpeluang Masuk Pasar Singapura. (Foto : Ist)

BATAM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai sektor pangan di Kepulauan Riau (Kepri) memiliki peluang besar untuk menembus pasar Singapura, seiring dengan kedekatan geografis serta kebutuhan bahan pangan segar yang tinggi di negara tersebut. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Kantor Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) di kawasan Pelita, Kota Batam, Selasa (20/1/2026), yang turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Peresmian PPID tersebut menjadi momentum untuk mendorong promosi dan fasilitasi investasi daerah, termasuk di sektor pangan yang dinilai masih memiliki ruang pengembangan sangat luas di Kepri.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Tito menekankan bahwa letak strategis Batam dan wilayah Kepulauan Riau yang berdekatan langsung dengan Singapura merupakan nilai tambah yang tidak dimiliki banyak daerah lain.

“Kebutuhan bahan pangan segar untuk pasar Singapura, misalnya, dapat dipenuhi dari Kepulauan Riau dengan sistem logistik yang efisien,” ujar Tito.

Menurutnya, jarak yang dekat memungkinkan distribusi produk pangan dilakukan lebih cepat, menjaga kualitas, sekaligus menekan biaya logistik, sehingga produk dari Kepri memiliki daya saing tinggi.

Selain sektor industri dan manufaktur, Mendagri menegaskan bahwa peluang investasi di sektor pangan tidak kalah menjanjikan. Pasar Singapura yang bergantung pada pasokan luar negeri dinilai dapat menjadi ceruk strategis bagi daerah-daerah di Indonesia, termasuk Kepri.

Tito menyebut, dengan dukungan promosi yang tepat dan terstruktur, produk pangan daerah dapat menjadi komoditas unggulan yang diminati investor maupun pasar internasional.

Keberadaan PPID, yang merupakan inisiatif International Business Association (IBA) bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKSI), diharapkan mampu menjadi pusat promosi dan fasilitasi investasi daerah.

Melalui PPID, pemerintah daerah didorong untuk lebih aktif mempromosikan potensi sektor pangan dan sektor unggulan lainnya kepada investor dalam dan luar negeri.

“PPID ini diharapkan menjadi jembatan promosi investasi, sehingga potensi daerah bisa dikenal dunia dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Tito. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100