– Kemenkominfo Dianggap Bohongi Outlet Seluler.
– Waka Komisi I, Harmidi Umar Husein, Terima Aspirasi KNCI.
SIJORIKEPRI,COM.BATAM — Ratusan pedagang outlet sim card seluler yang tergabung di dalam wadah KNCI atau Kesatuan Niaga Celuller Indonesia, menolak pembatasan aturan 1 NIK 3 SIM card.
Aksi penolakan tersebut disuarakannya di halaman Kantor DPRD Kota Batam, yang diterima oleh Wakil Ketua Komisi I, Harmidi Umar Husein, Senin, (02/04/2018).
“Kami mendukung registrasi sesuai NIK, dan kami menolak 1 NIK untuk 3 nomor,” teriak orator dari organisasi yang beranggotakan pemilik outlet sim card kartu seluler maupun aksesoris handphone lainnya.
Beberapa saat setelah mendengarkan orasi dari mereka, Harmidi mempersilahkan 30 orang, untuk menyampaikan aspirasinya di dalam gedung DPRD saja dengan cara berdiskusi dan berdialog santun.
“Disini adalah wadah untuk menyampaikan aspirasi. Ayo silahkan saja. Kita berdialaog dengan santun,” ajak Politisi dari partai besutan Prabowo Subianto itu, kepada warga KNCI.
Perlu diketahui juga, usai menerima aspirasi KNCI, Harmidi mengatakan, bahwasanya, pihaknya akan meneruskan aspirasi mereka ke Kemenkominfo.
Selain mendukung registrasi sesuai NIK dan menolak 1 NIK untuk 3 nomor, KNCI juga menuntut Kemenkominfo untuk bertanggung jawab menjamin data pribadi warga.
KNCI juga menganggap, pemerintah, dalam hal ini, Kemenkominfo, telah membohongi outlet seluler.
Dan memohon kepada Presiden Indonesia, agar turun tangan menyelesaikan, demi keberlangsungan outlet selaku UMKM yang jadi sumber penghidupan 5 juta masyarakat Indonesia. (nda)








