GESER UNTUK BACA BERITA
BINTAN

Komisi 2 DPRD Bintan Kunjungi Tambang Pasir Milik PT GML

×

Komisi 2 DPRD Bintan Kunjungi Tambang Pasir Milik PT GML

Sebarkan artikel ini
Rombongan Komisi 2 DPRD Bintan melakukan kunjungan ke PT Gunung Mario Lagaligo. (Foto : Ist)
Komisi 2 DPRD Bintan bersama Manajemen PT Gunung Mario Lagaligo
Rombongan Komisi 2 DPRD Bintan bersama Humas PT GML saat meninjau pasir hasil produksi PT Gunung Mario Lagaligo.
Rombongan Komisi 2 DPRD Bintan saat melihat lokasi pertambangan pasir resmi milik PT Gunung Mario Lagaligo
Zulkiifli dan M Toha dalam kunjungannya ke lokasi pertambangan pasir resmi milik PT Gunung Mario Lagaligo

Sijori Kepri, Bintan β€” Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah, 5 (lima) anggota Komisi 2 DPRD Bintan, terdiri dari Zulkifli, Suherianto, Arwan, Suhardi dan Muhammad Toha, mengunjungi PT Gunung Mario Lagaligo (PT GML), yang berlokasi di Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Selasa, (01/03/2022).

Kelima anggota Komisi 2 DPRD Bintan itu datang ke PT GML untuk melirik potensi pajak daerah yang dihasilkan dari aktivitas pertambangan pasir yang memiliki izin resmi tersebut. 

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Ketua Rombongan, Zulkifli, mengatakan, dilihat dari aktivitas PT GML ini potensi pajak daerah dari pertambangan pasir sangat besar.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat penjelasan, bahwa setiap tahunnya pajak yang dihasilkan sangat besar sekitar Rp 700 jutaan pertahun,” sebut Zulkifli.

Namun, Ia mengharapkan kepada pemerintah dan seluruh stack holder terkait lainnya untuk memaksimalkan potensi pajak daerah dari pertambangan pasir berizin, dengan cara memberikan keleluasan kepada perusahaan dalam menggarap hasil bumi.

Namun, lanjutnya, pemerintah juga tidak boleh tutup mata dengan pertambangan pasir darat yang illegal yang selama ini masih beroperasi disejumlah titik lokasi yang ada di Bintan. Sebab kata dia, berimbas terhadap perusahaan tambang yang memiliki izin.

“Kalau semua (Tambang ilegal) ditutup, maka potensi pajaknya kita perkirakan bisa mencapai miliaran rupiah,” ungkapnya.

Zulkifli dan rekan-rekan Komisi 2 DPRD Bintan lainnya berharap agar pemerintah Provinsi Kepri juga melakukan monitoring secara rutin kepada perusahaan PT GML, agar setoran pajak yang dibayarkan perusahaan bisa dimaksimalkan.

“Kita juga minta perusahaan secara jujur menyampaikan laporan pajaknya, karena ini memang potensinya luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Humas PT GML, Suparno, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi 2 DPRD Bintan ke lokasi perusahaannya. Ia menyakini, setoran pajak yang dibayarkan perusahaan ke pemerintah sangat besar.

“Yang kita setorkan setiap tahun itu Rp 700 jutaan lebih, ini sangat besar karena memang kami perusahaan satu-satunya saat ini yang memiliki izin,” kata Suparno.

Perusahaan, lanjut Suparno, berkomitmen dalam kontribusi setoran pajak yang menjadi kewajiban perusahaan. 

β€œSelain pajak hasil tambang, ada beberapa kewajiban lainnya yang menjadi tanggungan perusahaan,” ungkapnya. (Red)

Zulkifli bersama Suherianto, Arwan, Suhardi, M Toha saat berbincang dengan Humas PT GML, Suparno di ruang kerjanya
Rombongan Komisi 2 DPRD Bintan saat melakukan kunjungan ke PT Gunung Mario Lagaligo

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100