GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRITANJUNG PINANG

Wagub Nyanyang Lantik Tujuh Komisioner KPID Kepri, Dorong Penguatan Kedaulatan Informasi dan Konten Lokal

×

Wagub Nyanyang Lantik Tujuh Komisioner KPID Kepri, Dorong Penguatan Kedaulatan Informasi dan Konten Lokal

Sebarkan artikel ini
Wagub Nyanyang Lantik Tujuh Komisioner KPID Kepri, Dorong Penguatan Kedaulatan Informasi dan Konten Lokal
Wagub Nyanyang Lantik Tujuh Komisioner KPID Kepri, Dorong Penguatan Kedaulatan Informasi dan Konten Lokal. (Foto : Ist)

TANJUNGPINANG — Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Riau periode 2025–2028 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (21/10/2025).

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1082 Tahun 2025. Adapun tujuh anggota KPID Kepri yang resmi dilantik yaitu Ramon Domora, Tito Suwarno, Henky Mohari, Indra Isputranto, Ahmad Dani, Bambang Sumitro, dan Walter Panjaitan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh komisioner yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi publik dan kedaulatan penyiaran di Kepri.

“Saudara-saudara adalah putra-putri terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat. Pelantikan ini menandai dimulainya tugas mulia untuk memastikan lembaga penyiaran di Provinsi Kepulauan Riau berjalan sesuai peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Wagub Nyanyang.

Ia menyoroti tantangan unik yang dihadapi Kepri sebagai provinsi kepulauan dengan lebih dari 2.000 pulau dan berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

Menurutnya, kondisi geografis ini menjadikan Kepri rentan terhadap siaran asing, baik konvensional maupun digital, sehingga KPID dituntut untuk lebih kreatif dan waspada.

“Kepri tidak hanya membutuhkan pengawasan penyiaran, tetapi juga inovasi strategis agar informasi yang diterima masyarakat tidak didominasi oleh konten yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan. KPID harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan informasi dan memperkuat karakter bangsa melalui penyiaran yang sehat,” tegasnya.

Wagub Nyanyang juga mendorong KPID Kepri untuk memperkuat konten lokal yang mengangkat potensi maritim, budaya Melayu, pariwisata, serta kearifan lokal daerah.

Ia berharap lembaga penyiaran dapat menghasilkan program yang inspiratif, edukatif, serta memberi ruang bagi promosi produk unggulan UMKM.

Selain itu, ia menekankan pentingnya literasi digital dan penyiaran bagi masyarakat di pulau-pulau terluar, agar mereka mampu memilah informasi dan terhindar dari pengaruh hoaks atau konten negatif.

“Penyiaran di Kepri bukan hanya soal hiburan, tetapi juga tentang kedaulatan informasi dan jati diri bangsa. Saya ingin KPID Kepri berperan aktif mengedukasi masyarakat, terutama di wilayah perbatasan, agar mereka bisa mendapatkan akses informasi yang adil, merata, dan berkualitas,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Wagub Nyanyang berharap seluruh komisioner KPID Kepri dapat bekerja secara kolektif dan berintegritas.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar lembaga ini mampu beradaptasi terhadap dinamika penyiaran modern.

“Jadilah KPID yang kreatif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika daerah perbatasan. Bekerjalah dengan integritas dan kolaborasi, sehingga lembaga ini benar-benar menjadi jembatan efektif antara masyarakat, pemerintah, dan dunia penyiaran,” pungkasnya. ***

Henky Mohari Nahkodai KPID Kepri 2025–2028, Indra Isputranto Jadi Wakil Ketua
Henky Mohari Nahkodai KPID Kepri 2025–2028, Indra Isputranto Jadi Wakil Ketua. (Foto : Ist)
banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100