PEKANBARU (SK) — Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani, menghadiri Workshop Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, bersempena pelantikan Ikatan Keluarga Alumni Fakuktas Ekonomi (IKAFE) Universitas Riau, di Gedung Daerah, Pekanbaru, Riau, Kamis (25/02/2016).
Dalam menyampaikan strategi kepariwisataan Kepri, Sani, menekankan ekonomi kreatif akan semakin berkembang jika dunia kepariwisataan terus tumbuh. Untuk terus tumbuh, konsep, strategi dan kebijakan kepariwisataan harus mendukung sektor ini. Apalagi secara Nasional, Kepri menempati peringkat ketiga kunjungan wisatawan Manca Negara.
Tahun lalu sebanyak 2.037.673 wisatawan asing masuk melalui Kepri. Tahun ini target meningkat menjadi 2,6 juta wisman. Dalam Workshop dengan tema Menjadikan Riau dan Kepulauan Riau sebagai Destinasi Unggulan Kepariwisataan itu, Sani menyampaikan, bahwa Kepri mempunyai potensi yang baik di bidang Pariwisata.
“Agar segala potensi kepariwisataan itu terus meningkatkan kunjungan wisman ke Kepri, ada tiga konsep yang dikembangkan. Ketiganya adalah how to manage, how to promote dan how to service,” ucap Ayah Sani, panggilan akrab Gubernur Kepri.
Selain Gubernur Kepri, tampil juga sebagai pembicara dalam workshop tersebut yakni, Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman, Chairman Riau Pos Group, Rida K Liamsi, dan Dirut Bank Riau Kepri, Irvando Gustari.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman antara Pemprov Kepri dan Pemprov Riau. Ruang lingkup kerja sama itu antara lain pengembangan ekonomi kreatif dan Pariwisata di Riau dan Kepri, peningkatan kemampuan SDM, pengembangan potensi daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis Pariwisata dan ekonomi kreatif. (SK-DY/R)







