SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Jalan pintas Tanjung Piayu menuju Punggur, yang juga di kenal warga sebagai jalan pos ATB Duriangkang, adalah merupakan satu-satunya jalan pintas yang sering di lewati warga, dari arah Piayu maupun Punggur.
Jalan itu memang boleh dikatakan tidaklah terlalu panjang, namun jalan tersebut sungguh-sungguh penting adanya. Banyak warga berlalu lalang lewat jalan tersebut, orang dewasa kerja maupun anak-anak sekolah.
Namun sayang di sayang, jalan tersebut hampir saja tidak bisa di lewati saat hujan turun. Sungguh becek berlumpur seperti bubur, dan juga licin berbahaya tidak karuan. Bisa terpeleset, terbanting, bahkan masuk parit.
Sudah lama sebenarnya warga mendengar bahwasanya, konon kabar jalan membahayakan tersebut, akan segera di perbaiki. Namun faktanya, hingga datang bulan Agustus 2017, jalan tersebut belum juga diperbaiki.
Kononnya, akan diperbaiki dengan cara dilakukan pengaspalan. Masa demi masa pun berlalu, korban jatuh pun sudahlah banyak, namun jalan tersebut, tetap saja dalam kondisi yang sama ketika hujan, licin bahaya.
“Informasinya tahun ini akan dikerjakan pengaspalannya. Menggunakan anggaran Pemrov Kepri. Melalui reses Pak Saproni,” kata Said An Nahri, Tokoh Masyarakat Sungai Beduk, yang peduli dengan lingkungan.
Ketika hal itu dikonfirmasikan langsung kepada Anggota DPRD Provinsi Kepri dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan, Saproni SE, yang bersangkutan, menjawab dengan singkat, padat dan juga jelas.
“Ya Mbak. Itu anggaran Pemrov. Sudah di lelang. Tahun ini dikerjakan Mbak. Anggarannya sekitar Rp 1,8 M (satu koma delapan Miliar) Mbak,” jelas Saproni SE, kepada Pewarta harian Sijori Kepri, Senin, (14/08/2017), Pukul 17.48 WIB. Semoga segera terwujud. (SK-Nda)








