Target Kapal Asing di Selat Philip, Polda Kepri Bongkar Sindikat Pencurian Bernilai Ratusan Juta
BATAM โ Dalam upaya memperkuat pengamanan perairan dan menekan kejahatan lintas negara, Polda Kepulauan Riau (Kepri) menjalin kerja sama dengan otoritas keamanan Singapura. Langkah ini dilakukan menyusul terungkapnya sindikat pencurian spare part kapal asing yang kerap beraksi di Perairan Selat Philip, Kabupaten Karimun, wilayah jalur pelayaran internasional.
Dir Polairud Polda Kepri, Kombes Pol Handono Subiakto, S.I.K., S.H., M.H., dalam konferensi pers di Mako Ditpolairud Sekupang, Batam, pada Senin (14/7/2025), mengatakan kerja sama lintas negara penting untuk menghadapi kejahatan laut yang bersifat transnasional.
โSinergi regional sangat penting karena kapal-kapal yang jadi target merupakan kapal asing yang melintas di Selat Malaka,โ tegasnya.
Pernyataan ini disampaikan setelah Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri berhasil membongkar sindikat pencurian kapal asing. Tim berhasil menangkap 10 pelaku, sementara dua lainnya masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Modus para pelaku adalah memanjat kapal yang sedang melintas, mencuri peralatan kapal bernilai tinggi, dan mengirimkannya ke Jakarta melalui Batam. Barang bukti yang diamankan termasuk spare part kapal, narkotika, senjata air gun, dan speed boat.
Kombes Pol Handono menyebutkan bahwa kejahatan semacam ini tidak bisa diatasi secara parsial. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi internasional, terutama dengan negara tetangga seperti Singapura yang juga berkepentingan terhadap keamanan di Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
โPolda Kepri akan menjajaki pertukaran informasi intelijen dan operasi bersama dengan pihak Singapura,โ ujar Handono.
Polda Kepri menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan laut Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan, guna memastikan jalur pelayaran nasional dan internasional tetap aman dari ancaman kriminal.
โKami akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan laut yang mengganggu stabilitas kawasan,โ pungkas Dir Polairud. ***
















