Menhub Tinjau Bandara RHF dan Pelabuhan SBP Tanjungpinang

oleh

– Johan : Pelabuhan SBP Masih Jauh Dari Harapan.

TANJUNGPINANG (SK) — Tibanya Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Ignasius Johan ke Provinsi Kepri, dari Jakarta melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang Kamis (12/03/2015) sore. Ia beserta rombongan menyempatkan untuk meninjau langsung Bandara RHF Tanjungpinang dan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

Dari hasil peninjauan tersebut, Johan mengkritisi kondisi Pelabuhan SBP Tanjungpinang yang menurutnya masih jauh dari harapan sebagaimana layaknya pelabuhan Domestik dan pelabuhan Internasional.

“Setelah saya lihat dan tinjau baik di lokasi Domestik dan juga Internasional, kondisi pelabuhan ini masih jauh dari layaknya sebagai pelabuhan. Seharusnya pelabuhan yang melayani internasional dibuat lebih representatif dan juga baik memberikan rasa nyaman bagi penumpangnya,” tegas Johan usai bertemu Gubernur Kepri HM Sani di Gedung Daerah Tanungpinang dalam Kunjungan Kerja ke Provinsi Kepri.

Selain itu, menurut Johan, Pelabuhan SBP Tanjungpinang kurang besar bila dibandingkan dengan jumlah penumpang yang katanya sangat banyak, baik itu domestik dari pulau-pulau di Kepri serta dari luar negeri.

BACA JUGA  Didampingi Kapolda Kepri, Menteri Perhubungan Tinjau Arus Penumpang Luar Negeri

“Kalau dibandingkan dengan jumlah PAS pelabuhan yang ditarik dari penumpang sebesar Rp 5000, maka seharusnya fasilitas di pelabuhan sangat baik. Tidak sebanding dengan apa yang dibayarkan masyarakat,” terang Johan.

Sementara itu, pantauan Sijori Kepri di Pelabuhan SBP Tanjungpinang ketika Menhub melakukan peninjauan, selain dijaga ketat oleh pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, parkir mobil yang biasanya “semraut” kini tampak lenggang dan tertib. Kendaraan yang masuk kepelabuhan untuk mengantar penumpang tidak dibenarkan parkir karena sudah dijaga petugas dan langsung diarahkan untuk keluar.

Selain itu, juga tampak kios-kios jualan di dalam pelabuhan tutup serta penjual tiket kapal domestik di kios terlihat tertib. Tidak seperti biasanya, yang selalu berteriak untuk menawarkan kepada setiap calon penumpang yang baru tiba di pelabuhan. Tak biasanya juga terlihat, taksi yang berderet dan pengojek di dalam pelabuhan menunggu penumpang tidak terlihat saat peninjauan menteri tersebut.

Terkait Keberadaan Bandara RHF Tanjungpinang diungkapkan Johan, bahwa bandara tersebut yang mengoperasikan dan dimiliki Angkasa Pura II Tanjungpinang. Pihaknya hanya mengoreksi bila dan kekurangan.

BACA JUGA  Jokowi Izinkan Pembukaan Seluruh Entry Point Wisman di Kepri

“Setelah saya tinjau dan melihat langsung kondisi Bandara RHF Tanjungpinang, sudah sangat bagus dan sangat refresentatif. Bahkan Bandara tersebut sudah sangat layak. Tinggal melakukan pembenahan yang masih dilakukan oleh pihak bandara. Masih banyak yang harus dikerjakan oleh pihak bandara dalam hal ini pihak Angkasa pura,” ujarnya menjelaskan.

Selain itu, saat ditanya awak medai mengenai keberadaan lima pembangunan pelabuhan di Provinsi Kepri yang merupakan program dari Kementarian Perhubungan. Namun hingga saat ini belum beroperasi. Mengenai hal tersebut, Johan mengatakan belum mengetahuinya.

“Untuk tahun ini sudah ada daftar terkait pelabuhan di Kepri yang akan dibangun. Sudah saya serahkan kepada Gubernur Kepri. Bahkan jumlahnya ada belasan dan apabila ada yang belum dilengkapi serta ada yang belum siap, maka harus diselesaikan,” pungkas Johan. (SK-RB)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.