JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui jalur SIPENCATAR (Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni) resmi membuka 791 formasi dalam Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2025. Jumlah ini menempatkan Kemenhub sebagai instansi dengan formasi terbanyak kedua setelah IPDN.
Pendaftaran akan dimulai pada 29 Juni hingga 18 Juli 2025 dan dilakukan secara online melalui portal SSCASN BKN. Sementara pengumuman resmi dari masing-masing instansi akan disampaikan sehari sebelumnya, yakni pada 28 Juni 2025.
Calon peserta hanya diperbolehkan memilih satu sekolah kedinasan, termasuk jika memilih SIPENCATAR, yang membawahi berbagai sekolah di bawah Kementerian Perhubungan, seperti:
- Politeknik Transportasi Darat
- Politeknik Penerbangan
- Politeknik Ilmu Pelayaran
- Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Laut, dan Udara
Kepala BKN Prof. Zudan Arif menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) demi menjamin transparansi dan efisiensi.
“Seleksi ini adalah kesempatan emas untuk berkontribusi pada negara melalui jalur kedinasan. CAT BKN untuk Sekolah Kedinasan menjamin proses yang transparan dan efisien,” tegasnya.
BKN juga telah menyiapkan portal pendaftaran, sistem ujian, dan layanan helpdesk untuk membantu pelamar selama masa seleksi.
Formasi SIPENCATAR 2025 dibuka untuk menjaring talenta-talenta muda terbaik yang siap mengabdi dalam sektor transportasi nasional. Pemerintah menargetkan lulusan sekolah kedinasan di bawah Kemenhub mampu menjawab tantangan industri transportasi yang terus berkembang.
“Pembukaan seleksi Sekolah Kedinasan merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam membangun SDM aparatur negara yang unggul,” ujar Prof. Zudan.
Untuk informasi lebih lanjut dan pengumuman resmi, pelamar diimbau rutin mengecek portal SSCASN, situs resmi Kemenhub, serta akun media sosial BKN dan sekolah kedinasan terkait.















