“Oleh karenanya, dalam momentum ini, saya berharap agar DPRD dan Pemda harus lebih bersinergi untuk kemajuan Kabupaten Natuna. Apalagi sebentar lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi. Untuk itu marilah kita berpolitik secara sehat, agar tetap tercipta suasana yang kondusif bagi pembangunan Kabupaten Natuna,” ujar Amhar.
Dalam waktu yang sama, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, dalam pidatonya mengatakan, Pemerintah Daerah telah merumuskan sebuah Rencana Pembangunan Jangka Menengah, sebagaimana ditetapkan dalam Perda Nomor 7 tahun 2016 yang dijabarkan dalam visi dan misi pembangunan.
Berbagai pembangunan di bidang prioritas yang telah dilaksanakan telah membuahkan hasil, hal ini dapat dilihat dari indikator pembangunan, antara lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Natuna telah mencapai angka 73,63 dengan besaran peningkatan 0.73 persen dari tahun sebelumnya.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Perkapita, pada tahun 2019 PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp 81,23 juta/ tahun meningkat sebesar 6,87 persen.
Kualitas Kesehatan, peningkatan dapat digambarkan dengan angka harapan hidup selama priode 2014 – 2019 meningkat dari 63,65 menjadi 64,81 tahun.
Kualitas Pendidikan, peningkatan terjadi disetiap tahunnya, dimana pada indikator lama sekolah meningkat pada tahun 2019 mencapai angka 8,72 dibanding tahun sebelumnya sebesar 8,71.
Sedangkan harapan lain, sekolah juga mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2019 mencapai angka 13,89 tahun dibanding tahun 2018 sebesar 13,88.
“Hal ini menjadi modal penting dalam membangun kualitas manusia Kabupaten Natuna menjadi lebih baik lagi,” ujar Hamid.
Lanjut Hamid, berkenaan dengan pencapaian pembangunan ini, Kabupaten Natuna juga telah menerima berbagai penghargaan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, serta Organisasi/Lembaga di Natuna, diantaranya, Penghargaan dari Kementerian PAN-RB atas predikat Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (AKIP), penghargaan dari BPK selama tiga tahun berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemda Wajar Tanpa Pengecualian.
Penghargaan dari Kemendagri dan Menteri Kesehatan atas Kabupaten/Kota sehat, penghargaan Kemenkeu atas penyaluran dan penyerapan Dana Desa, penghargaan dari Kementerian PPPA atas kategori sebagai Kabupaten/Kota layak anak dan penghargaan dari Pemprov Kepri sebagai juara I lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan sehat.
“Inilah bentuk prestasi yang telah kita capai selama ini, dan semoga kedepan prestasi-prestasi ini dapat di pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi, dan semoga apa yang telah dicapai dapat terus meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Natuna,” pungkas Hamid Rizal. (Nard)
















