GESER UNTUK BACA BERITA
NATUNA

NGESTI YUNI : Natuna Dikeroyok “RAME-RAME”

×

NGESTI YUNI : Natuna Dikeroyok “RAME-RAME”

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Kabupaten Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, membuka kegiatan Pelatihan Vocational Daerah Perbatasan, yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. (Foto : Bernard Simatupang)

NATUNA (SK) — Wakil Bupati Kabupaten Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, resmi membuka Pelatihan Vocational Daerah Perbatasan, yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, di Sisi Basisir Ranai, Selasa, (28/02/2017).

Dalam sambutannya, Ngesti, sangat mengapresiasi kebijakan Kementerian Koperasi dan UKM, yang memberikan program pemberdayaan pada masyarakat Natuna, berupa program Vocational atau program pelatihan keterampilan teknis daerah perbatasan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Natuna sebagai daerah perbatasan sekarang ini menjadi idola, dikeroyok rame-rame oleh Kementerian yang ada di pemerintah pusat untuk mengangkat potensi daerah ini, agar bisa dikembangkan menjadi potensi yang bermanfaat, khususnya bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Kabupaten Natuna,” katanya.

Natuna ini, tambah Ngesti, punya potensi yang sangat besar khususnya sumber daya alamnya. Dalam 3 periode yang sudah kita lalui, sampai hari ini banyak kegiatan yang sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya mengenai peningkatan keterampilan dalam menggali dan mengolah sumber daya alamnya.

Dari perkembangan yang ia pantau, kata Ngesti, sekarang ini tinggal melanjutkan pengembangannya, karena dasarnya sudah ada, kelompok pengrajinnya sudah ada, potensi sudah ada, bahkan koperasinya juga sudah ada.

“Saya berharap, pelatihan ini mampu mewujudkan terbentuknya jiwa kewirausahaan, bagi pelaku usaha di Kabupaten Natuna, sehingga mereka bisa menjadi wira usaha yang tangguh, mandiri, dan berkualitas,” tutupnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM RI, yang diwakili oleh Khalif Mujtahid SP menyampaikan, program ini berupa vocational atau program pelatihan keterampilan teknis daerah perbatasan. Kegiatan ini berupa pengamatan makanan berbahan baku rumput laut dan pengolahan dari bahan dasar kelapa, dengan peserta 60 orang yang berasal dari pelaku usaha mikro. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari.

“Mudah mudahan dengan pelatihan ini, produk daerah memiliki nilai tambah dan dapat bersaing dengan daerah lain,” katanya.

Menurut Khalif, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana membuat bahan makanan dari berbahan dasar dari rumput laut dan dapat membuat kerajinan anyaman topi atau tikar yang berbahan dasar dari kelapa.

“Disamping itu, untuk menumbuhkan jiwa wira usaha, baik itu dikalangan individu, kelompok, maupun masyarakat luas, dan sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat, pemerintah, dan pelaku bisnis, agar terus mengembangkan potensi sumber daya dan kekayaan budaya daerahnya, melalui produk-produk yang kreatif, inovatif, dan berkualitas serta berdaya saing,” ungkapnya.

Hadir juga pada kegiatan itu, antara lain nara sumber dari Kementerian Koperasi dan UKM Karang Anyar Luluk Syofiatun Ekaningsih, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Natuna, Helmi Wahyuda, Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna. (SK-NARD/C)

 

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100