Pedagang Dadakan Mengaku Sepi Pembeli

oleh

LINGGA (SK) — Setiap memasuki Bulan Ramadhan, merupakan suatu berkah bagi pedagang kue dan minuman dadakan, yang hanya mencari rezeki pada Bulan Puasa saja, memang terlihat banyak sekali pedagang dadakan yang menjual makanan dan minuman untuk hidangan berbuka Puasa.

Sri, salah seorang penjual es buah mengaku hanya berjualan setiap Bulan Puasa saja, pada hari-hari biasa Sri tidak berjualan, memasuki Puasa hari kedua ini, daya beli masyarakat masih kurang bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kita tidak tau apa masalahnya, apakah karena kurangnya pekerjaan saat ini, memang saat ini banyak banyak menganggur dengan pemberhentian THL, tidak lagi dapat bekerja Timah, turunnya harga Karet dan banyak lagi yang lainnya, mungkin yang membuat daya beli masyarakat berkurang,” ujarnya, Jum’at (19/6/2015).

Hampir senada dengan penjual es buah, Nor, pedagang kue basah yang berdekatan dengannya juga mengakui, kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini pendapatan jauh berkurang.

“Kalau dulu, pada awal puasa kue yang kita jual rata-rata habis, setelah dipertengahan puasa baru agak berkurang daya beli masyarakat, namun sekarang ini, semalam pada puasa hari pertama banyak kue yang tidak habis, hari ini pun masih banyak kue yang tersisa,” ungkapnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPADINTO
EDITOR : DEDI YANTO

Pedagang Dadakan Mengaku Sepi Pembeli (Photo : Puspadinto)
Pedagang Dadakan Mengaku Sepi Pembeli
(Photo : Puspadinto)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.