GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

BKD Kepri Siapkan Assessment Digital untuk 1.000 ASN Karimun

×

BKD Kepri Siapkan Assessment Digital untuk 1.000 ASN Karimun

Sebarkan artikel ini
Kepala BKD Kepri Yeny Trisia Isabella menjelaskan assessment digital bagi ASN Kabupaten Karimun.
Kepala BKD dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau, Yeny Trisia Isabella, menyampaikan rencana pelaksanaan assessment digital melalui OACK bagi sekitar 1.000 ASN Kabupaten Karimun secara bertahap mulai Juli hingga September 2026. (Foto : Kominfo Kepri)

TANJUNGPINANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersiap memperluas pemanfaatan Online Assessment Center Kepri (OACK) dengan melaksanakan penilaian potensi dan kompetensi terhadap sekitar 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karimun secara bertahap.

Pelaksanaan assessment digital tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga September 2026. Program ini menjadi bagian dari pengembangan layanan kepegawaian berbasis teknologi yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kepala BKD dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau, Yeny Trisia Isabella, mengatakan OACK telah berkembang menjadi platform assessment yang dimanfaatkan secara luas, termasuk melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Insya Allah dalam waktu dekat, sekitar di bulan Juli ini, Agustus dan September secara bertahap akan dilaksanakan penilaian melalui Online Assessment Center Kepri kepada 1.000 Pegawai Pemerintah Kabupaten Karimun,” ujar Yeny, Senin, 6 Juli 2026.

Menurut Yeny, pemanfaatan assessment digital menjadi solusi yang efektif bagi wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik geografis berupa gugusan pulau. Melalui sistem daring, peserta dapat mengikuti proses penilaian tanpa harus selalu hadir secara langsung di lokasi assessment.

Selain memberikan kemudahan akses, sistem tersebut juga dinilai mampu menghemat waktu dan biaya, sekaligus tetap menjaga kualitas, objektivitas, dan validitas hasil penilaian potensi maupun kompetensi ASN.

Yeny menjelaskan, OACK tidak hanya dimanfaatkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Platform tersebut juga telah digunakan oleh Kota Batam, Kabupaten Karimun, bahkan dipercaya oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui kerja sama penyelenggaraan assessment.

“Melalui pemanfaatan teknologi informasi ini, tentu saja pelaksanaan assessment menjadi lebih fleksibel, hemat waktu dan biaya, serta mampu menjangkau peserta secara lebih luas. Inovasi ini juga mendukung percepatan implementasi sistem merit dan manajemen talenta ASN melalui penyediaan data potensi dan kompetensi yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan di bidang kepegawaian,” ujarnya.

BKD dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau menegaskan akan terus mengembangkan inovasi layanan kepegawaian berbasis digital sebagai bagian dari transformasi birokrasi. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya ASN yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan profesional dalam memberikan pelayanan publik. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100