GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

OACK Kepri Dipercaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

×

OACK Kepri Dipercaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
Kepala BKD Kepri Yeny Trisia Isabella menjelaskan OACK Kepri yang dipercaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Kepala BKD dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau, Yeny Trisia Isabella, menyampaikan bahwa Online Assessment Center Kepri (OACK) telah dipercaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung pelaksanaan assessment ASN melalui kerja sama. (Foto : Red)

TANJUNGPINANG – Inovasi Online Assessment Center Kepri (OACK) yang dikembangkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kini tidak hanya dimanfaatkan di lingkungan pemerintah daerah di Kepri. Platform assessment digital tersebut juga telah mendapat kepercayaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kepercayaan dari pemerintah daerah di luar Kepulauan Riau menjadi salah satu bukti bahwa layanan assessment berbasis teknologi yang dikembangkan BKD dan KORPRI Kepri dinilai mampu memenuhi kebutuhan pelaksanaan penilaian potensi dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kepala BKD dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau, Yeny Trisia Isabella, mengatakan OACK terus berkembang sebagai media penyelenggaraan assessment yang dimanfaatkan berbagai instansi melalui kerja sama.

“Membanggakannya, selain di internal Pemprov Kepri seperti Kota Batam dan Kabupaten Karimun, OACK Kepri ini juga telah dipercaya oleh daerah di luar Kepri berdasar pada kerja sama, yakni Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujar Yeny, Senin, 6 Juli 2026.

Menurut Yeny, OACK dikembangkan sebagai inovasi digital untuk mendukung pelaksanaan penilaian potensi dan kompetensi ASN secara lebih efektif, efisien, adaptif, dan akuntabel.

Sistem tersebut juga menjadi solusi atas tantangan geografis Kepulauan Riau sebagai wilayah kepulauan karena memungkinkan peserta mengikuti assessment secara daring tanpa harus selalu hadir langsung di lokasi pelaksanaan.

Selain dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, OACK juga telah digunakan untuk melaksanakan penilaian potensi dan kompetensi terhadap 1.720 ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Yeny menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi melalui OACK membuat proses assessment lebih fleksibel, hemat waktu dan biaya, serta mampu menjangkau peserta dalam jumlah lebih luas.

“Melalui pemanfaatan teknologi informasi ini, tentu saja pelaksanaan assessment menjadi lebih fleksibel, hemat waktu dan biaya, serta mampu menjangkau peserta secara lebih luas. Inovasi ini juga mendukung percepatan implementasi sistem merit dan manajemen talenta ASN melalui penyediaan data potensi dan kompetensi yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan di bidang kepegawaian,” ujarnya.

BKD dan KORPRI Provinsi Kepulauan Riau menegaskan akan terus mengembangkan inovasi layanan kepegawaian berbasis digital agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi pemerintah daerah di Kepulauan Riau maupun instansi pemerintah lainnya. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100