KARIMUN – Polisi tengah menyelidiki penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan Pulau Sekatip, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, pada Sabtu (11/10/2025) sekira pukul 15.00 WIB. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya yang hingga kini masih menjadi misteri.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan Desa Buluh Patah dalam posisi telungkup mengapung sekitar 50 meter dari bibir Pulau Sekatip. Temuan ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan Polsek Moro, Satreskrim, dan Satpolairud Polres Karimun bersama UPT Puskesmas Niur Permai segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengenakan kaos hitam merek Ferrari, baju dalam abu-abu bergambar Sinchan, serta celana panjang biru. Namun, tidak ditemukan identitas diri di tubuh korban.
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Muhammad Sani untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga berencana melakukan otopsi pada Senin (13/10/2025) untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Denny Hartanto, S.Tr.k., S.I.K, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
“Kami masih mendalami kasus ini dan mengimbau masyarakat yang kehilangan keluarganya atau mengetahui informasi terkait ini untuk segera melapor ke Polsek Moro atau Polres Karimun,” ujar AKP Denny Hartanto.
Hingga kini, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, penyelidikan terus berlanjut untuk memastikan apakah korban merupakan warga lokal atau dari luar daerah. ***














