”Meski keputusan maju atau tidak, sepenuhnya hak Ansar. Namun sebagai warga Kepri, kita hanya meminta atau mengingatkan. Sebagai seorang negarawan, Ansar tentu akan mempertimbangkan permintaan ini,” katanya.
Kekhawatiran warga terhadap Ansar, juga didasari figur calon pendampingnya, Marlin Agustina. Selama ini, sepak terjang Marlin di politik dan pemerintahan, terkesan belum nampak.
”Terus terang kita terkejut, tiba-tiba ada seorang wanita, isteri Walikota Batam, berencana ikut sebagai kontestan. Kita tentu heran, selama ini ia bukan tokoh politik atau pejabat di pemerintahan. Karena itu, kita sangat mengharapkan Ansar menunda ikut maju,” ujar Aminah mengulangi pernyataannya.
Alangkah baik, tambahnya, Ansar membantu pemenangan anak kandungnya, Roby Ansar, yang berencana maju sebagai kontestan Pilkada Kabupaten Bintan. Jika Ansar tetap bersikukuh maju, tentu rakyat akan memberi penilaian. (Wak Dar)














