Rokok Tak Berbandrol Beredar Bebas di Lingga

oleh

LINGGA (SK) — Adanya kebijakan yang melarang barang-barang dari kawasan bebas masuk ke Kabupaten Lingga, karena Lingga tidak masuk dalam kawasan Free Trade Zone (FTZ) membuat berbagai barang kebutuhan masyarakat sulit dicarai seperti beras, gula dan lain-lainnya, saat ini berbagai barang kebutuhan masyarakat tersebut yang masuk ke Lingga dari Provinsi Jambi, tentu barang seperti baras dan gula tersebut masih bisa didapatkan, namun harganya lebih mahal dibandingkan barang yang masuk dari daerah FTZ.

Salah satu sumber, kepada Sijori Kepri, mengatakan, Walau barang pokok kebutuhan masyarakat dari Batam, Bintan, Karimun (BBK) yang merupakan daerah FTZ dilarang masuk ke Lingga, namun masih ada yang bisa masuk ke Lingga, seperti Rokok yang tidak ada Bandrolnya, jelas barang tersebut dari daerah FTZ dan diperuntukan bagi Daerah yang masuk dalam kawasan FTZ saja.

“Masuknya Rokok tersebut ke Lingga tentunya menjadi tanda tanya bagaimana barang tersebut bisa masuk, sementara barang kebutuhan masyarakat tidak boleh masuk, tentu ada pihak-pihak yang terkait bermain sehingga barang tersebut dengan bebas masuk ke Lingga,” ujarnya.

BACA JUGA  Rokok Tanpa Lebel Cukai Marak di Lingga

Sumber lain mengatakan, Kita minta ketegasan dari pihak-pihak terkait mengusut masalah rokok ini, karena bukan rahasia umum lagi rokok tanpa bandrol ini beredar di toto-toko pengecer, sepertinya rokok ini terlewat dari pengawasan.

“Kita menduga ada oknum-oknum tertentu yang ikut bermain sehingga rokok ini dapat masuk ke Lingga,” pungkasnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPADINTO
EDITOR : DEDI YANTO

 

No More Posts Available.

No more pages to load.