Hal ini terbukti dari Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2022 berada pada angka 85,78 poin, meningkat 9,58 poin dari tahun 2021 pada angka 76,20 poin yang mana Provinsi Kepulauan Riau menempati peringkat pertama nasional dan di atas nilai rata-rata Nasional, yaitu 73,09 poin.
Selain itu, Ansar juga mengatakan, bahwa festival yang menjadi agenda tahunan ini diselenggarakan sebagai ajang mempromosikan kota Tanjung Pinang sebagai salah satu destinasi wisata multi budaya.
“Ini dapat menginspirasi bagi Kabupaten dan Kota lainnya yang ada di Provinsi Kepri dan daerah lainnya di Indonesia. Kota Lama yang kini sudah mulai tampak bedelau, juga diharapkan menjadi ikon pariwisata bagi Kota Tanjung Pinang dan menarik minat wisatawan untuk datang mengunjunginya,” ujar Gubernur Ansar.
Terakhir, Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau yang turut memeriahkan acara ini, terkhusus kepada DPD Asparnas dan Pemerintah Kota Tanjung Pinang yang turut andil dalam memajukan pariwisata Kepulauan Riau.
“Semoga melalui Kepri Lantern Dream Parade dengan Cahaya yang menyinari ini, mampu menerangi seluruh Kepulauan Riau hingga terlihat sampai ke seluruh dunia yang mewujudkan Ekonomi Maju, untuk Kepri Berbudaya,” tutupnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Tim Kerja Event Wilayah Sumatera I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Joko Suharbowo, Anggota DPR RI Dapil Provinsi Kepri, Cen Sui Lan, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Bobby Jayanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjung Pinang, Muhammad Nazri, Ketua Umum DPP Asparnas, Ngadiman, dan Ketua Asparnas Provinsi Kepri, Mulyadi Tan. ***
(ron)









