TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mulai melaksanakan penataan lanjutan Kawasan Taman Gurindam 12 yang digadang-gadang tidak hanya mempercantik wajah ibu kota provinsi, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui proyek senilai Rp12 miliar yang mulai dikerjakan pada 16 Juni 2026, kawasan Taman Tunjuk Langit akan dikembangkan menjadi pusat aktivitas UMKM baru di Kota Tanjungpinang.
Harapannya, penataan yang lebih tertib dan modern mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendorong pelaku usaha berkembang lebih jauh.
“Kawasan ini akan dijadikan sebagai pusat UMKM. Tentu dengan penataan yang lebih baik sehingga memberi kenyamanan baik bagi pelaku UMKM dan pengunjung,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Rodi Yantari, Senin, 15 Juni 2026.
Penataan lanjutan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Area yang ditata mencakup Zona C hingga kawasan Tunjuk Langit sebagai bagian dari transformasi ruang publik yang lebih tertata dan representatif.
Selain menjadi sentra UMKM, kawasan Taman Tunjuk Langit juga dirancang sebagai lokasi kegiatan terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai acara pemerintah maupun kegiatan masyarakat.
Menurut Rodi, fungsi kawasan nantinya tidak hanya terpusat di sekitar Tugu Sirih seperti selama ini.
“Jadi tidak hanya di Kawasan Tugu Sirih. Taman Tunjuk Langit juga akan didesain sebagai tempat acara terbuka, baik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemerintah Kota Tanjungpinang,” ujarnya.
Dalam proyek tersebut, pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti area parkir yang representatif dan toilet umum guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Pekerjaan penataan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2026. Pemerintah berharap seluruh pekerjaan dapat selesai sebelum pergantian tahun sehingga masyarakat sudah dapat menikmati kawasan baru tersebut mulai awal 2027.
Sebelumnya, pada 2025 Pemprov Kepri telah membangun pedestrian atas sepanjang 300 meter dan pedestrian bawah sepanjang 300 meter yang dilengkapi taman, jalur joging, serta podium sunset yang kini menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat.
Secara keseluruhan, kawasan Gurindam 12 diproyeksikan menjadi ruang publik strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan kawasan wisata waterfront, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Rodi mengatakan pemerintah berharap dukungan seluruh pihak agar pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
“Kami berharap dukungan berbagai pihak untuk kelancaran pembangunan, sehingga Taman Gurindam 12 memberikan dampak yang luas terhadap perekonomian masyarakat dan citra positif bagi Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Riau,” tutupnya. ***














