GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Tiga Daerah di Kepri Jadi Lokasi Pertama Sekolah Rakyat 2026, Harapan Baru bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

×

Tiga Daerah di Kepri Jadi Lokasi Pertama Sekolah Rakyat 2026, Harapan Baru bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Tiga Daerah di Kepri Jadi Lokasi Pertama Sekolah Rakyat 2026, Harapan Baru bagi Anak Keluarga Kurang Mampu
Tiga Daerah di Kepri Jadi Lokasi Pertama Sekolah Rakyat 2026, Harapan Baru bagi Anak Keluarga Kurang Mampu. (Foto : Jlu)

TANJUNGPINANG – Harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kepulauan Riau mulai terbuka. Pada tahun 2026, pembangunan Sekolah Rakyat akan dimulai di tiga daerah sekaligus, yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.

Kepastian tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat yang dipimpin langsung Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 15 Juni 2026.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan.

Dalam rapat tersebut, Ansar menegaskan seluruh pemerintah daerah harus memberikan dukungan maksimal agar pembangunan dapat berjalan sesuai target.

“Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang harus kita sukseskan bersama. Program ini memiliki tujuan yang sangat mulia, yaitu memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi salah satu instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan,” ujar Ansar.

Menurut Ansar, pendidikan menjadi jalan paling efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi sehingga program tersebut harus dipersiapkan dengan baik sejak awal.

Ia menjelaskan bahwa anak-anak yang akan bersekolah di Sekolah Rakyat merupakan generasi yang membutuhkan kesempatan lebih besar untuk memperoleh pendidikan berkualitas.

“Anak-anak yang akan bersekolah di Sekolah Rakyat adalah anak-anak kita yang berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, kita harus memastikan program ini berjalan dengan baik agar mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah persiapan penting, mulai dari penyelesaian dokumen perizinan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap pembangunan Sekolah Rakyat di tiga daerah tersebut menjadi langkah awal memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100