SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Sebuah Mobil yang digunakan pasangan muda mudi di areal Perkantoran Provinsi di Dompak, terperosok dan sulit untuk dimundurkan kembali, karena kaget ketika melihat iring-iringan mobil patroli petugas Satpol PP Prov Kepri, dan Dishub yang membawa puluhan Petugas dan Pemuda Dompak, Sabtu, (25/03/2017), malam.
Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kepri, Said Haris SH, yang memimpin operasi malam itu mengatakan, pasangan muda-mudi itu kaget ketika melihat petugas patroli, dan mencoba untuk lari, namun mobilnya terperosok, hingga sulit untuk mundur kembali.
‘Mereka memang tidak berbuat apa-apa. Tapi mereka kaget dan ketakutan melihat iringan patroli petugas yang dipimpin Kasi Operasional dan Pengendalian, Iksan, dan Kasi Deteksi Dini, Raden Guntur, hingga berusaha melarikan diri. Namun mobilnya terperosok dan tak dapat mundur kembali. Saat itu sang wanita mencoba lari namun terjatuh, hingga lengannya lecet,” ungkap Haris.
Pantauan di lapangan, Haris hanya memberi nasehat kepada kedua pasangan itu, agar tidak berdua-duaan ditempat-tempat yang sepi, karena rawan kejahatan, baik yang datang dari orang lain, maupun kejahatan dari diri sendiri.
Karena mobil mereka sulit ditarik kembali, maka esok siangnya baru bisa ditarik menggunakan peralatan. Kemudian Haris meminta sang wanita, untuk menelepon ayahnya agar menjemput.
Ketika orang tua sang wanita datang, Haris menjelaskan kejadian sebenarnya. Setelah mendengan penjelasan Haris, bahwa anaknya tidak melakukan apa-apa, orang tua sang wanita itu justru berterima kasih.
“Terima kasih pak. Mudah-mudahan ini jadi pelajaran kepada anak saya, agar tidak keluar malam di tempat-tempat yang berbahaya,” katanya, sambil menyalami Haris.
Kemudian Haris menyuruh sang lelaki yang berumur 19 tahun itu, meminta maaf kepada orang tua sang wanita yang berumur 18 tahun, serta kakaknya yang juga ikut menjemput.
Sebelumnya Sijori Kepri dan Press Media juga, sempat memantau penjagaan di Jembatan I, dimana banyak muda-mudi dengan kendaraan roda dua dan roda empat yang berpatah balik saat melihat petugas, termasuk geng-geng motor yang hendak balapan liar. Ada juga yang membohongi petugas dengan berpura-pura sebagai warga Dompak, namun petugas tidak percaya begitu saja, karena diantara petugas ada yang warga asli, ditambah lagi beberapa Pemuda Dompak ada di situ.
“Saya juga anak asli Dompak. Saya tidak kenal kamu, dan kamu juga tidak kenal saya kan? Jangan bohong kamu!” kata petugas itu, dengan tegas sambil memperhatikan pasangan selingkuh itu berbalik arah.
Selain itu, ada modus lain dengan cara sang wanita yang membawa motor menggunakan helm, sehingga mirip lelaki, sedangkan yang lelaki membonceng di belakang, agar petugas menduga mereka sesama lelaki dan beralasan hendak mancing. Karena petugas cukup tanggap dan jeli, sehingga menyuruh membuka helmnya, dan akhirnya ketahuan juga.
“Lah, ini wanita kok di depan? Kamu mau mengelabui petugas? Tukar posisi!,” seru salah satu petugas. Menyadari tipuannya ketahuan, pasangan itu langsung membalikkan arah motornya. (SK-MU)
















