GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNG PINANG

Disdik Kepri Gelar “GEBYAR SENI di DABO SINGKEP”

×

Disdik Kepri Gelar “GEBYAR SENI di DABO SINGKEP”

Sebarkan artikel ini
Peserta Gebyar seni SMA/SMK se-Kabupaten Lingga. (Foto : Puspandito)

SIJORIKEPRI.COM, DABO SINGKEP — Sebanyak 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengikuti Pegelaran Gebyar Seni SMA/SMK se-Kabupaten Lingga, yang digagas oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Jum’at, (25/08/2017), malam, di halaman Gedung Nasional, Dabo Singkep.

Ketua Panitia Gebyar Seni SMA/SMK se-Kabupaten Lingga, Herman, M.Pd, menyampaikan, kegiatan gebyar seni untuk siswa SMA/SMK yang bernuansa sederhana ini, digagas oleh Syarifah Elvizana, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan riau, Dapil Lingga, yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kepulauan Riau.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kegiatan gebyar seni sebagai tempat untuk mengempletasikan budaya melayu dan melastarikan budaya melayu ke sekolah-sekolah untuk siswa SMA/SMK se-Kabupaten Lingga,” ungkapnya, di halaman Gedung Nasional, Dabo Singkep.

Kegiatan gebyar seni, kata Herman, adalah salah satu langkah penting dalam menciptakan dan mengembangkan keterampilan peserta didik, dalam kegiatan seni mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia, karena dengan diadakan gebyar seni dapat dijadikan wahana untuk menampung kreatifitas bakat peserta didik, terutama dalam bidang seni dan kreasi.

Kami harapkan, kegiatan gebyar seni ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta dapat menjadi kegiatan tetap tahunan, dalam menumbuhkan rasa semangat nasionalisme. Selain itu, untuk memupuk kreatifitas serta menjadi salah satu ajang untuk peserta didik menguji kemampuannya dibidang yang akan diperlombakan.

“Dalam kegiatan gebyar seni siswa SMA/SMK se-Kabupaten Lingga ini, ada dua yang di lombakan yakni, lomba vokal langam melayu dan lomba tarian langam melayu dengan jumlah 78 orang yang mewakili 13 SMA/SMK se-Kabupaten Lingga,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidilan Provinsi Kepulauan riau, Drs. Arifin Nasir, M.Si, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan gebyar seni SMA/SMK se-Kabupaten Lingga, mengatakan, pada malam hari ini kita dapat hadir untuk menyaksikan perhelatan besar, kegiatan para pelajar yang berada di Kabupaten Lingga, Dabo Singkep dan Daik, bagi saya sudah tidak asing lagi.

Begitu juga dengan kegiatan yang dilaksanakan ini, sebentar lagi kita akan menyaksikan gebyar seni SMA/SMK se-Kebupaten Lingga gagasan Syarifah Elvizana, Anggota DPRD Provinsi Kepulaan Riau, yang mempunyai semangat dan tekad untuk memajukan pembangunan kebudayaan serta dunia Pendidikan di Kabupaten Lingga, dan menyampaikan niat dan hajatnya kepada Kepala Dinas Pendidikan. Untuk itu, kita memprogramkan dan merancang acara yang bagus ini.

“Sama-sama kita mengucapkan terima kasih kepada Syarifah Elvizana, meskipun pada pelaksanaannya di Dinas Pendidikan, dan bagi Provinsi Kepulauan Riau mempunyai peran dan memiliki penari-penari yang handal dan bagus,” sebutnya.

Dilanjutkan, kalau tidak salah pada parade tari tahun 2017, Kabupaten Lingga menduduki pada peringkkat kedua. Disetiap tahun, Lingga selalu tampil dengan memukau serta pernah juga mewakili Kepri. Saya sangat senang melihat kreatifitas anak-anak di Lingga ini, tidak salah kiranya bila Lingga disebut “Bunda Tanah Melayu” yang selalu mengharumkan pada iven-iven bersekala provinsi dan nasional.

Dikatakan, tentunya semua tidak terlepas dari perhatian dan pembinaan yang dilakukan Pemerintah daerah, karena tanpa Bupati, Wakil Bupati, Kepala Dinas serta pimpinan, sanggar di Kabupaten Lingga yang berperan aktif, tidak mungkin akan berhasil dengan baik.

“Kalau dilihat dan dibandingkan dengan daerah-daerah dan Kabupaten lainnya, Lingga selalu tampil pada urutan terdepan. Untuk itu, kepada ananda semua terus lah cintai Budaya Melayu yang telah begitu besar melekat pada diri kalian, khazanah Budayu Melayu yang ada di Lingga ini. Besarkan nama Lingga, khususnya diseantero Kepri untuk perhelatan kebudayaan,” paparnya.

Untuk itu, tambahnya, pendekatan satu keharusan, karena budaya dan orang yang dapat menciptakan bagaimana membangun peradaban yang baik, karena tidak sembarang orang dapat membangun dan menciptakan peradabannya sehari-hari.

“Kalau kita melihat anak-anak kita hormat kepada kedua orang tuanya, gurunya, tetangganya dan teman-temannya, dan anak kita telah memiliki pola cerminan kehidupan sehari-hari yang menyertai dengan peradaban,” imbuhnya.

Gebyar seni SMA/SMK se-Kabupaten Lingga, dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Drs Arifin Nasir M.Si, juga dihadiri Anggota Komisi ll DPRD Lingga, Abdul Gani AL, serta tamu undangan lainnya dan masyarakat. (SK-Pus)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100