TANJUNGPINANG β Kementerian Pariwisata RI resmi menetapkan Treasure Bay Bintan sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional pada ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025 yang digelar di Jakarta, Jumat (5/12/2025) malam.
Destinasi unggulan yang berada di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau tersebut berhasil mengungguli Samsara Living Museum Bali di posisi kedua serta The Pikas Artventure Resort Banjarnegara, Jawa Tengah, di posisi ketiga.
Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Hasan, hadir langsung mewakili daerah dalam acara yang dibuka oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana.
Secara terpisah, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi dan selamat atas capaian Treasure Bay Bintan.
Ia menilai prestasi ini sebagai pengakuan terhadap kontribusi pelaku industri pariwisata Kepri dalam membangun pariwisata Indonesia.
βIni merupakan penghargaan prestisius untuk destinasi sekaligus pelaku pariwisata yang memberi kontribusi besar bagi kemajuan pariwisata Indonesia, khususnya Kepulauan Riau,β ujar Ansar di Tanjungpinang, Minggu (7/12/2025).
Ansar menegaskan bahwa penghargaan tersebut sekaligus mengukuhkan posisi Treasure Bay Bintan sebagai ikon wisata unggulan Kepri yang memiliki daya saing tinggi.
βKita berharap prestasi diraih Treasure Bay Bintan ini akan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara,β tambahnya.
Wonderful Indonesia Awards 2025 menampilkan sejumlah kategori penghargaan, mulai dari Desa Wisata Terbaik Nasional, Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional, Kelompok Sadar Wisata, Toilet Bersih Terbaik Nasional, Sustainable Hotel, hingga anugerah bagi insan pariwisata seperti Most Inspiring Tourism Leader, Local Hero in Tourism, Green Event of the Year, dan berbagai bentuk apresiasi kemitraan.
Dalam sambutannya, Menpar Widiyanti Putri Wardhana menyebut WIA sebagai upaya mendorong pariwisata Indonesia yang berdaya saing, berkualitas, dan berdampak nyata.
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan instrumen perubahan untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan demi memastikan arah pembangunan pariwisata nasional tetap berada di jalur yang benar, kuat, dan berkelanjutan. ***














