Sijori Kepri, Batam — Pucuk pimpinan atau Ketua KONI Kepri berganti, dari Nur Syafriadi, kepada Usep RS, pada acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus KONI Kepri Periode 2020–2024 oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen (Purn) Marciano Norman, di aula Panbil Western Hotel, Batam, Kamis, (28/01/2021).
Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Kepri, diwakilikan Asisten 1 Pemprov Kepri, Juramadi Esram, Kapolda Kepri diwakili Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Darmawan, dan mantan Ketua KONI Kepri masa bakti sebelumnya, Nur Syafriadi.
Dalam sambutannya, Ketum KONI Pusat, Letjen (Purn) Marciano Norman, memberi apresiasi yang tinggi untuk Ketua KONI Kepri, Usep RS, karena masih memikirkan kemajuan olahraga Kepulaun Riau.
“Saya sebagai Ketua Umum sangat mengapresiasi ini,” ujar Marciano, didepan Pengurus KONI Kepri.
Manurutnya, bahwa semua pihak harus menyesuaikan situasi saat ini. Atlet-atlet Pelatnas harus kembali ke rumah latihan mandiri.
“Bagaimana pelatih-pelatih dapat meyusun programnya untuk atlet yang dilatihnya dimasa pandemi ini, harus dapat mengaturnya dengan baik,” ujar mantan Jenderal Bintang Tiga ini.
Lebih jauh kata Marciano, bahwa pada tanggal 23 Januari 2021 sudah ada vaksinasi. “Oleh sebab itu, Menpora berharap agar atlet-atlet nasional diprioritaskan dapat vaksinasi,” ungkap Marciano.
Karena, kata Marciano, bahwa menjadikan atlet itu perlu proses yang panjang. Di daerah demikian juga, sehingga diperlukan prioritas dan keamanan yang tepat, sebutnya, seraya berharap agar kelak atlet dapat berprestasi tinggi.
“Khusus kepada Pengurus KONI Kepri yang baru dilantik, agar dapat memprioritaskan tata kelola yang dapat menjadi contoh. Pertama menjunjung tinggi sportifitas. Kedua, kecintaan kepada prestasi. Ketiga dapat mempertanggungjawabkan keuangan dalam meningkatkan prestasi,” pesan Marciano.
Apabila saat ini biaya itu dipotong, maka kita perlu memahami prioritas Nasional, yakni Covid-19. Harus ada saling mengisi dan diskusi dengan induk cabang olahraga (cabor) lainnya. Kalau bisa KONI Kepri dapat membangun suasana yang baik bagi Pengda dan Cabor lainnya.
“Akhirnya saya mengucapkan selamat kepada pengurus KONI Kepri yang baru dilantik ini. Semoga atlet di Kepri dapat mengukir prestasi di kemudian hari,” pungkas Marciano.
Ditempat yang sama, usai dilantik, Ketua KONI Kepri, Usep RS, merasa
bersyukur dengan dikukuhkannya Pengurus KONI Kepri periode 2020-2024.
“Pada Februari 2020 pernah diajukan pelantikan, karena Covid jadi urung, dan ternyata bisa hari ini,” terang Usep.
Dijelaskan Usep, bahwa Provinsi Kepri akan ikut sejumlah 15 cabor pada perhelatan PON di Papua nanti.
“Kondisi terkini memang anggaran masih minim untuk delegasi PON Kepri, yakni Rp 3,5 Miliar. Dengan biaya segini, kami masih optimis bisa memberangkatkan atlet Kepri,” kata Usep.
Untuk 15 Cabor ini, masih perlu menggiatkan pembinaan. “Tanggung jawab kami adalah agar atlet dapat berprestasi dan membanggakan Kepri dan berharap semua pihak dapat bergandengan tangan memajukan atlet Kepri,” papar Usep.
Dijelaskan Usep lagi, bahwa di Kepri ada 54 Pengda olahraga. “Namun saat ini kami tetap akan memaksimal pembinaan.Tapi tetap prioritaskan yang 15 cabor yang ikut pada PON di Papua nanti,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri yang diwakili Asisten 1 Pemprov Kepri, Juramadi Esram, mengucapkan selamat dan semoga berprestasi. (Wak Dar)








