GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Gara-Gara Banjir, Warga 2 Perumahan di Kota Batam Hampir Saling Serang

×

Gara-Gara Banjir, Warga 2 Perumahan di Kota Batam Hampir Saling Serang

Sebarkan artikel ini
Gara-Gara Banjir, Warga Perumahan MKGR dan Perumahaan Putri Tujuh, Batu Aji, Kota Batam hampir saling serang. (Foto : Darma Dirgantara)

Sijori Kepri, Batam — Bersitegang gara-gara banjir antara warga sempat terjadi di 2 (dua) perumahan, yakni perumahan MKGR dan Perumahaan Putri Tujuh, Batu Aji, Kota Batam. Lokasi perumahan yang jaraknya berdampingan tersebut, kerap terjadi gesekan belakangan ini.

Kejadian yang sempat menimbulkan gejolak di kedua kubu tersebut sempat memanas, bahkan hampir terjadi adu jotos dan saling serang, Minggu, (26/09/2021).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Teriakan dan jeritan warga ke 2 (dua) kubu makin memanas, manakala salah satu kubu sempat menyerang kubu lainnya, namun diredakan warga sekitar yang enggan ikut terlibat. Alhasil, warga dan perangkat RT/RW saling meredakan warganya masing-masing, supaya tidak meluas ke arah anarkis.

Kapolsek Batu Aji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto, beruntung cepat tiba di lokasi, situasi menjadi aman dan kondusif. Tampak ke dua kubu hening, saat orang nomor satu di wilayah hukum Batu Aji itu tersebut tiba di lokasi.

Kompol Daniel Ganjar Kristanto, mengatakan, alhamdulillah sudah ada titik temu antara saudara-saudara yang bermukim di Perumahan Putri Tujuh dan MKGR, bahwasanya untuk penanggulangan banjir sementara akan dibangun bendungan, tapi tidak menutup akses jalan Perum MKGR ke Perumahan Putri Tujuh, Batu Aji.

Dan akses jalan tersebut telah di buka melalui portal, dan nanti tahun 2022, Insya Allah akan dikembangkan untuk pembangunan drainase air.

“Semoga pengembangan ini akan berdampak positif dan tidak ada lagi banjir di Perumahan Putri Tujuh,” harap Ganjar.

Kemudian, lanjut Ganjar, terkait tanggul yang akan dibangun, pemilik kios sudah berbesar hati. Karena bagaimanapun ketika pembangunan di tahun 2022 bulan 3, pembangunan drainase dan pelebaran drainase, kios akan tetap dibongkar.

“Sementara akses akan dibuka dan ini untuk kepentingan bersama,” ungkap Ganjar.

Ditempat yang sama, RW 05/01, Perumahan Putri Tujuh, Korri Situmorang, mengatakan, bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk membuat akses ke MKGR dan menunggu realisasi dari pemerintah untuk pembangunan parit U 200.

Menurutnya, yang terdampak banjir itu sebenarnya ada 3 (tiga) blok di RW 05 ini. Antara lain blok D, E dan K untuk di RT 01 dan RT 02.

“Jadi tadi bapak pengusaha itu (Hutasoit, Red) sudah legowo untuk membuat tanggul air, apabila nanti airnya naik lagi. Berdasarkan pengakuan Hutasiot, mau ditinggikan lagi. Dan berdasarkan LPM kita, bahwa A1 di tahun 2022 ini, disana nanti kita mungkin menegakkan PL ini, sesaui PL dari dasar perumahan ini,” paparnya.

Korri Situmorang juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, Kapolsek, Kelurahan dan Babinsa.

“Saya ucapakan terima kasih kepada pihak-pihak pemerintah, Kapolsek, Kelurahan dan Babinsa sudah membuat mediasi dengan pihak dari Perum MKGR,” ucap Korri Situmorang.

Hal senada juga disampaikan salah satu warga Perumahan Putri Tujuh, RW 05/01, Agus Sitohang. Ia berharap agar warga tetap saling jaga silaturahmi dan saling menghormati hasil keputusan bersama. “Tetap jaga kondusifitas Kota Batam agar tetap aman dan damai,” tutup Agus. (Wak Dar)

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100