GESER UNTUK BACA BERITA
BATAM

Gubernur Ansar Ahmad: Listrik Dorong Ketahanan Pangan Daerah

×

Gubernur Ansar Ahmad: Listrik Dorong Ketahanan Pangan Daerah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Ansar Ahmad: Listrik Dorong Ketahanan Pangan Daerah
Gubernur Ansar Ahmad: Listrik Dorong Ketahanan Pangan Daerah. (Foto : Im)

BATAM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa ketersediaan listrik yang andal dan menyala 24 jam menjadi faktor penting dalam mendorong ketahanan pangan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan Program Kepri Terang di Kampung Tembesi Sidomulyo RW 006, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Sabtu (31/1/2026).

Menurut Ansar Ahmad, kampung perkebunan memiliki peran strategis dalam menopang kebutuhan pangan daerah. Oleh karena itu, dukungan infrastruktur dasar seperti listrik menjadi kebutuhan utama agar aktivitas pertanian dapat berjalan optimal.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

β€œListrik adalah nyawa bagi pembangunan. Dengan listrik yang menyala 24 jam, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik bisa berjalan optimal. Terlebih kampung ini merupakan kampung perkebunan yang mendukung ketahanan pangan di wilayah Kepri,” ujar Ansar.

Ansar Ahmad menjelaskan bahwa dengan tersedianya listrik yang memadai, para petani dapat lebih mudah menjalankan aktivitas pertanian, mulai dari proses pengolahan hingga pemanfaatan teknologi sederhana yang membutuhkan pasokan listrik.

Ia menilai, peningkatan produktivitas petani akan berdampak langsung pada ketersediaan pangan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah kampung.

Program Kepri Terang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses listrik layak, termasuk di wilayah kampung dan kepulauan.

Ansar Ahmad menegaskan bahwa Pemprov Kepri bersama PLN terus berupaya menuntaskan pemerataan listrik hingga ke pulau-pulau terluar.

β€œMasih ada pulau-pulau yang belum menikmati listrik layak. Target kita jelas, seluruh warga Kepri, di pulau manapun mereka tinggal, harus bisa merasakan terang benderang di rumahnya. PLN bersama Pemprov akan menuntaskan ini hingga Tahun 2027,” tegasnya.

Hingga Juni 2025, rasio elektrifikasi di Provinsi Kepulauan Riau telah mencapai 99,10 persen dan terus didorong untuk mencapai 100 persen sesuai target yang telah ditetapkan. ***

banner 200x200
Preferensi Sumber
banner 482x100